• AD ART Sumbartime.com
  • Advertorial
  • Disclaimer
  • Home
  • Home
  • Iklan
  • Pedoman Berita
  • Redaksi Sumbartime.com
  • Sitemap
  • Tentang Kami
  • Visi Misi
Sumbartime.com
Advertisement
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Sumbartime.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Sumbar
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Nasional
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Video
  • Wisata
ADVERTISEMENT
Home Sumbar Limapuluh Kota

Profil Ferizal Ridwan – Nurkhalis Pasangan Calon Independen

Sumbar Time by Sumbar Time
30 November 2020
in Limapuluh Kota, Politik, Rilis
A A
0
Profil Ferizal Ridwan – Nurkhalis Pasangan Calon Independen
0
SHARES
35
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

SUMBARTIME.COM,- Kabupaten Limapuluh Kota sudah terlalu lama mengubur dan mengabaikan potensi yang dimiliki. Sedangkan pemerintahan Kabupaten Lima Puluh Kota adalah yang tertua di Sumatera Barat. Sudah semestinya pemerintah Lima Puluh Kota menjadi Induk dan percontohan di bagi pemerintah lainnya di Sumatera Barat. Ragam potensi terkandung yang mulai dari kekayaan budaya, historis, SDA dan SDM. Namun, semua ini hanya digarap sekedar untuk formalitas.

ADVERTISEMENT

Saat ini Lima Puluh Kota ibarat rumah gadang yang kurang terawat. Rumahnya masih berdiri, tapi atapnya bocor disana-sini, dan dindingnya juga kusam. Dulu Lima Puluh Kota menjadi kebanggaan Sumbar yang melahirkan para cendikiawan, ulama, negarawan dan perantau ulet. Kini, Limapuluh Kota hanya menjadi daerah yang biasa-biasa saja.

ADVERTISEMENT

Indek Pembangunan Manusia (IPM) Limapuluh Kota di tahun 2019 hanya 69,67. Berada di bawah rata-rata nasional yang 71,92. Dari seluruh Kabupaten / Kota di Sumatera Barat, Kabupaten Limapuluh Kota berada di urutan ke 8. Ini menandakan peningkatan kualitas SDM tidak seimbang.. Akhirnya kualitas dan gebrakan masyarakat Limapuluh Kota hanya dipandang biasa-biasa saja oleh masyarakat luar sana. Rasanya perlu dilakukan peningkatan kualitas Pendidikan, kesehatan, moral, social, karakter dan ekonomi untuk meningkat kualitas daerah ini.

Untuk mendorong hal tersebut, perlulah Bupati Limapuluh Kota 2021-2024 memahami berbagai potensi daerah. Apalagi banyak peluang yang bisa digarap untuk meningkatkan kualitas manusia Limapuluh Kota.

BacaJuga

PWI Sumatra Barat Gelar Seleksi Porwanas Cabor Biliar di 36 Pool Billiard dan Cafe‎

PWI Sumatra Barat Gelar Seleksi Porwanas Cabor Biliar di 36 Pool Billiard dan Cafe‎

14 Juni 2026
Universitas Panca Sakti Bekasi Gelar PKM di Lima Puluh Kota

Universitas Panca Sakti Bekasi Gelar PKM di Lima Puluh Kota

11 Juni 2026
Kantor Polsek Kapur IX Direhab Secara Swadaya, Warga Apresiasi Kepemimpinan AKP Rika Susanto

Kantor Polsek Kapur IX Direhab Secara Swadaya, Warga Apresiasi Kepemimpinan AKP Rika Susanto

9 Mei 2026

Bupati Limapulh Kota perlu memanfaatkan nama besar Pahlawan Nasional Tan Malaka, Menhir di Maek dan penemuan gigi homo sapiens tertua di Goa Lida Ajer, Situjuh Tungka yang mematahkan spekulasi sains bahwa manusia modern pertama berasal dari Afrika. Termasuk sosok Haji Piobang yang merupakan Perwira Militer pertama Indonesia yang memimpin pasukan kekhalifan Turki Ustmani bertempur dengan Pasukan Napolen Bonaparte, Prancis. Dari sini, Limapuluh Kota bisa meningkatkan kehormatan terhadap daerah. Pemimpin yang bersemangat, pasti akan diiringi oleh masyarakatnya sendiri untuk memoles diri.

Kemudian potensi alam Kabupaten Limapuluh Kota yang terbentang seluas 3.355 km2. Tersedia berbagai potensi mineral dan pertanian yang cukup melimpah. Salah satunya pertambangan emas terbesar Kolonial Hindia-Belanda yaitu tambang emas Mangani, di Kecamatan Gunung Omeh. Tak terlepas potensi mineral lain yang bisa mendongkrak perekonomian masyarakat dan daerah.

ADVERTISEMENT

Di sektor pertanian, Limapuluh Kota memperoleh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sebanyak 30,92 persen. Yakni sector terbesar untuk income daerah. Namun, pemanfaatan pertanian belum maksimal. Bisa dilihat dari 23.838 hektar areal sawah, hanya 16.275 yang menjadi sawah irigasi. Masih ada 7.113 hektar atau 31,73 persen dari seluruh areal sawah yang menggantungkan nasib dari curuh hujan. Kemudian lahan produktif, ada 281.951 hektar, tapi yang terpakai hanya 55.663 hektar atau 19.74 persen.

Mendongkrak berbagai potensi yang terkandung di Limapuluh Kota setidaknya bisa meminimalisir pengangguran dan kemiskinan. ditahun 2019, terjadi peningkatan angka kemiskinan pada indeks 26.64. Padahal tahun 2018 berada di indeks 26.48. Memperbaiki semua ini, memang membutuhkan biaya. Tapi kucuran anggaran dari pemerintah pusat setiap tahun yang lebih satu triliyun rupiah, lebih 60 persen habis untuk kebutuhan pegawai. Patut Limapuluh Kota memiliki Bupati-Wakil Bupati 2021-2024 yang mampu membenahi seluruh persoalan ini.

Siapa Ferizal Ridwan – Nurkhalis ?

Pembawa perubahan itu ada dipundak Ferizal Ridwan – Nurkhalis

Ferizal Ridwan lahir di Tanjung Gadang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota, 9 Oktober 1973. Ia tamat Pendidikan di SDN Sitanang (1986), SMP Negeri 2 Payakumbuh (1989), SMA Negeri 1 Luhak (1992), kemudian melanjutkan jenjang perkuliahan di STISIPOL Imam Bonjol Padang (2001).

Saat masih duduk di bangku SMA, Ferizal Ridwan sudah aktif di organisasi dan dakwah. Dari sinilah karakternya terbentuk dengan mempelajari banyak hal. Di usia yang masih belia, ia sudah aktif mengisi ceramah Jumat dan Ramadhan di masjid-mesjid kabupaten Limapuluh kota dan kota payakumbuh. Termasuk mengkoordinir teman-teman sejawat untuk berdakwah. Disini cikal bakal, gelar Buya Feri melekat. 

Kepiawaian Buya Feri dalam organisasi melambungkan namanya sebagai ketua karang taruna teladan se-Indonesia tahun 1994. Ia pun makin dikenal sebagai pemuda yang kreatif dan penuh inovatif. Ditangannya citra olahraga sepakbola dan motocross Limapuluh Kota disegani sampai tingkat nasional. Karena itu ia dipercaya menjadi pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumbar tahun 1997 dan ketua Askab PSSI kabupaten Limapuluh Kota tahun 2016-2020.

Dalam politik, Ferizal Ridwan mulai meniti sejak tahun 1998 dengan partai Golkar. Hasilnya  terlihat di tahun 2004, terpilih menjadi anggota DPRD Limapuluh Kota termuda saat itu. Rekam jejak Ferizal Ridwan selama menjadi anggota Legislatif cukup gemilang. Ia actor utama dalam pemekaran 3 nagari yakni Durian Gadang (Akabiluru), Sungai Antuan (Mungka) dan Andiang (Suliki). Ferizal Ridwan juga yang gigih merubah Tata Tertib DPRD dalam memulai persidangan harus diawali dengan pembacaan Ayat Suci Al-qur’an dan doa.

Karakrternya yang vocal dan berani memperjuangkan kemaslahatan orang banyak, Ferizal Ridwan tak ragu harus melawan arus. Tahun 2009, dia dilengserkan dari anggota DPRD dan partai Golkar karena melawan Bupati Alis Maradjo. Perlawanan ini bentuk ketidakinginan Ferizal akan jalannya roda pemerintahan yang tidak pro-rakyat.

Namun selama menjadi Anggota DPRD, Ferizal berhasil mendirikan organisasi pergerakan dan pembinaan pemuda seperti Equatior, Dharma Sebumi, Yayasan Pedati Emas dan YPP PDRI. Kelak ditahun selanjutnya, organisasi inilah yang berkontribusi besar dalam penetapan Hari Bela Negara (HBN) dan memulangkan Tan Malaka ke rumahnya di Pandam Gadang, Kecamatan Gunung Omeh.

Selain itu, sosok Buya Feri sangat aktif di bidang social. Para awak media cukup getol membuntuti jikalau ia tengah berjuang menolong Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), anak terlantar dan fakir miskin. Yang paling tersohor, saat Buya Feri menghantarkan “Buyung Amai Si Manusia Kuda” tahun 2007 silam. Si buyung pun mendapat perhatian Wakil Presiden Yusuf Kalla dan mendapatkan bantuan yang layak.

Pada pilkada 2015, Buya Feri terpilih menjadi Wakil Bupati Limapuluh Kota mendampingi Irfendi Arbi. Selama masa jabatan periode 2016-2021, Ferizal memainkan perannya sendiri guna memaksimalkan kinerja dan perjuangan. Jika Ferizal tidak berjalan alurnya sendiri, mungkin Monumen Nasional di Koto Tinggi saat ini masih sekedar harapan.

Pernah Ferizal memangku jabatan Bupati selama 42 hari saat Irfendi Arbi pernah menunaikan ibadah haji tahun 2017. Dalam masa 42 hari ini, Ferizal Ridwan mencetuskan 16 kebijakan yang 15 kebijakan sukses dirasakan masuyarakat sampai saat ini. Hanya 1 kebijakan yang masih tertunda. Jika Ferizal tidak berani mengambil sikap dalam persoalan Embargo BNPB, mungkin jika terjadi bencana di Limapuluh Kota. Bantuan kemanusiaan tidak akan pernah sampai ke daerah ini.

Dengan kecerdasan, kepiawaian, semangat dan prikemanusiaan yang tinggi, sungguh sangat pantas diberikan kepercayaan untuk Memimpin Limapuluh Kota selanjutnya.

Apalagi ia berpasangan dengan sosok yang tepat : Nurkhalis SH. Seorang petani dan aktivis yang sudah puluhan tahun memperjuangkan nasib petani. Namanya cukup harum di kalangan petani Sumbar. Ini yang menjadi alasan kementerian Pertanian RI mempercayakan Gerakan Pemuda Tani (Gempita) Sumbar dibawah koordinasi Nurkhalis.

Pemahaman tentang pertanian didapatkan Nurkhalis setelah terjun langsung menjadi seorang petani. Kemudian mulai mempelajari proses dan dinamika pertanian. Baik persoalan harga, pasar, panen, pengolahan lahan, hingga monopoli pangan.

Nurkhalis sadar banyak persoalan yang meliputi dunia petani. Terlebih lagi tentang kesejahteraan para petani. Karena itulah ia memilih Hukum sebagai jurusan diperkuliahan dulu. Ilmu hukum akan sangat membantu para petani agar tidak tertindas dari aturan yang salah.

Selain di pertanian, Nurkhalis juga aktif berorganisasi dan kepemudaan. Pernah menjadi pengurus inti KNPI Sumbar, Pelajar Islam Indonesia, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan lainnya. Inilah alasan kenapa banyak mahasiswa yang menjadi kawan perjuangannya.

Sebagai Calon Wakil Bupati Limapuluh Kota, Nurkhalis sudah mumpuni untuk diposisi ini. Ia paham pertanian, organisasi dan punya hubungan baik dengan pemerintah pusat. Tiga modal dasar untuk bisa melayani, mengabdi dan berdedikasi untuk Limapuluh Kota lebih bermartabat.

Selain itu, dengan kondisi Limapuluh kota yang memiliki karakteristik alam yang heterogen, diperlukan setiap kebijakan yang selaras dengan lingkungan dalam pembangunan. Prestasi Nurkhalis di sector pertanian menunjukkan ia adalah sosok yang berpengalaman tentang manajemen lingkungan hidup dan hukum.

Inilah Nurkhalis, anak asli Nagari Sungai Antuan, Kecamatan Mungka. Terlahir menjadi petani dan terbangun untuk memperjuangkan petani. Tokoh yang masih tergolong muda, baru 42 tahun. Seorang pekerja keras, cerdas dan ikhlas.

Kombinasi Ferizal Ridwan – Nurkhalis adalah rahmad bagi Limapuluh Kota. Dua manusia cerdas mewakafkan diri untuk tanah kelahiran. Sekarang Yang Maha Esa memberikan kesempatan bagi masyarakat Limapuluh Kota memperbaiki diri melalui Pemilihan Bupati – Wakil Bupati tanggal 9 Desember 2020 nanti. Memilih Ferizal – Nurkhalis usah lah ragu. Mereka berdua maju dari jalur Independen. Jika duduk menjadi Bupati-Wakil Bupati Limapuluh Kota 2021-2024, takkan ada intervensi politik dari manapun. Untuk menjalankan roda pemerintaha, malah lebih mengedepankan peran masyarakat.

Tanggung Jawab Dan Panggilan Jiwa

Tak asing rasanya di telinga bahwa kepemimpinan Irfendi Arbi – Ferizal Ridwan selama menjadi Bupati-Wakil Bupati Limapuluh Kota periode 2016-2021 tidak sejalan. Mereka berdua sering terlibat konflik dingin. Banyak stigma yang menghakimi mereka lebih mementingkan unjuk kekuatan dalam pertikaian. Sampai-sampai sudah dicap tidak lagi mempedulikan kemajuan dan pembangunan daerah. Sebelum menilai hal demikian, akan lebih arif rasanya menelusuri lebih jauh tentang karakter keduanya.

Ferizal Ridwan memang orang yang vocal dan berani. Sebagai Wakil Bupati, ia berperan untuk mengawasi dan mengevaluasi kinerja roda pemerintahan, termasuk Bupati. Bilamana ada kebijakan dan program yang tidak pro-rakyat, wajar rasanya Ferizal memberikan peringatan kepada Bupati dan jajaran. Sampai pada akhirnya, Ferizal harus berlaku frontal untuk mencegah hal-hal yang merugikan masyarakat dan daerah. Mungkin keberanian Ferizal untuk mengatakan TIDAK kepada Bupati yang dijadikan alasan bagi lawan politik dan para penjilat untuk menurunkan kredibilitas Ferizal Ridwan. Fitnah pun bertebaran.

Tapi apakah Ferizal Ridwan lengah atau menyerah akan hal ini ? Jawabannya TIDAK. Karena ia masih bertanggung jawab atas kebijakan dan program yang tidak pro-rakyat tersebut untuk diluruskan kembali. Termasuk dengan visi-misi yang dirangkum saat mencalonkan diri Bersama Irfendi Arbi dulu. Maju sebagai Calon Bupati Limapuluh Kota tahun 2020 inilah satu-satunya jalan. Ia tetap focus untuk akan hal ini.

Ferizal Ridwan ber’itikad mengubah keadaan yang seolah diabaikan begitu saja selama ini. Sekarang bukan masanya lagi pemimpin hanya duduk manis di ruang kerja saja. Pemimpin mesti bekerja dengan hati nurani. Menyelami langsung apa yang dirasakan masyarakat. Melayani dengan segenap tenaga, pikiran, dan hati. Daya dan upaya tak kenal lelah untuk masyarakat.

Berbekal pengalaman menjadi Wakil Bupati, Ferizal paham semua persoalan di Limapuluh Kota. Basamo-samo kito angkek derajat dan martabat Limapuluh Kota. Karena itulah Ferizal meminta Nurkhalis mendampinginya untuk menjadi Bupati-Wakil Bupati Limapuluh Kota. Masyarakat harus dilayani, bukan melayani. Inovasi Ferizal untuk mereformasi layanan public sudah teruji selama ia menjadi Bupati 42 hari. Penuh gebrakan dan terasa untuk jangka waktu yang panjang.

Nurkhalis yang notabene berlatar belakang petani dan aktivis, tidak gampang menerima ajakan Ferizal Ridwan. Perlu pertimbangan terlebih dahulu. Di batinnya tersirat, apakah perjuangan untuk petani selama puluhan ini akan terbuang sia-sia atau malah menjadi alternative untuk bisa menambah kekuatan perjuangan?.

Setelah melihat kualitas diri dan ketulusan Ferizal Ridwan, Nurkhalis melihat banyak peluang dan aksi yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan Petani dan martabat Limapuluh Kota. Bersama Ferizal Ridwan, ia mulai menatap tugas mulia.

Mari dunsanak semua, mari kita bangkit. Bersama Ferizal Ridwan – Nurkhalis kita bangun lagi nigari hingga sendi-sendi yang terdalam. Berbasiskan warisan para bijak yang begitu mengagumkan. Memberikan pijakan berharga pada kita bagaimana cara melangkah bangkit ke depan.

Di ma bumi dipijak, di situ langik dijunjuang. Kita hidup di atas tanah air yang sama. Negara yang merdeka. Kita harus bahagia dengan cara paling sederhana. Limapuluh Kota harus tumbuh berkembang, sejak dari dalam dada kita nan lapang, dan Limapuluh Kota harus maju.

Ferizal Ridwan dan Nurkhalis berjuang hendak mengajak dan memimpin kita bersama memajukan Liamapuluh Kota. Maju dalam arti yang transformatif, menjadi lebih baik bagi semua masyarakatnya, bukan sekadar berubah yang tak tentu arah atau unggul tanpa ukuran yang jelas.

Tags: Calon IndependenFerizal RidwanNurkhalisPilkada Lima Puluh Kota
ADVERTISEMENT
Previous Post

Darman Sahladi-Maskar Ajak Istri Di Debat Publik

Next Post

SAFARI Tolak Keberadaan Indomart di Limapuluh Kota

Sumbar Time

Sumbar Time

Setiap Waktu Bernilai Informasi

BacaJuga

PWI Sumatra Barat Gelar Seleksi Porwanas Cabor Biliar di 36 Pool Billiard dan Cafe‎
Limapuluh Kota

PWI Sumatra Barat Gelar Seleksi Porwanas Cabor Biliar di 36 Pool Billiard dan Cafe‎

14 Juni 2026
Universitas Panca Sakti Bekasi Gelar PKM di Lima Puluh Kota
Limapuluh Kota

Universitas Panca Sakti Bekasi Gelar PKM di Lima Puluh Kota

11 Juni 2026
Kantor Polsek Kapur IX Direhab Secara Swadaya, Warga Apresiasi Kepemimpinan AKP Rika Susanto
Limapuluh Kota

Kantor Polsek Kapur IX Direhab Secara Swadaya, Warga Apresiasi Kepemimpinan AKP Rika Susanto

9 Mei 2026
Warga Jorong Piladang Keluarkan Pernyataan Resmi Terkait Kegiatan Kopdar YKCS dan desak wali nagari koto tangah batu ampar meminta maaf
Limapuluh Kota

Warga Jorong Piladang Keluarkan Pernyataan Resmi Terkait Kegiatan Kopdar YKCS dan desak wali nagari koto tangah batu ampar meminta maaf

18 April 2026
Warga Sungai Kamuyang Siap Aksi, Desak Bupati Tindaklanjuti Persoalan Pemerintahan Nagari
Limapuluh Kota

Warga Sungai Kamuyang Siap Aksi, Desak Bupati Tindaklanjuti Persoalan Pemerintahan Nagari

10 April 2026
Next Post
SAFARI Tolak Keberadaan Indomart di Limapuluh Kota

SAFARI Tolak Keberadaan Indomart di Limapuluh Kota

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Justictalk ” Ngobrol santai melek hukum”

https://youtu.be/r3p0YSm3qWE
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Aviary Terbesar di Asia Tenggara Ada di Kota Bukittinggi Salah Satunya

Aviary Terbesar di Asia Tenggara Ada di Kota Bukittinggi Salah Satunya

7 Juni 2024
Lebih Dari 1000 Orang Mengantri di Rumah Dinas Walikota Bukittinggi

Lebih Dari 1000 Orang Mengantri di Rumah Dinas Walikota Bukittinggi

30 Desember 2023
Ini Dampak Digratiskan Objek Wisata Di Bukittinggi

Ini Dampak Digratiskan Objek Wisata Di Bukittinggi

23 Desember 2023
Viral Membawa Berkah di Objek Wisata Negeri Diatas Awan

Viral Membawa Berkah di Objek Wisata Negeri Diatas Awan

5 Mei 2024
Warga Balai Pinang Kompak Bersihkan Tapian Aie Ata

Warga Balai Pinang Kompak Bersihkan Tapian Aie Ata

0
Musda DPD PAN Payakumbuh,Empat Nama Diputuskan DPW Menjadi Pimpinan Pengurus DPD PAN Kota Payakumbuh

Musda DPD PAN Payakumbuh,Empat Nama Diputuskan DPW Menjadi Pimpinan Pengurus DPD PAN Kota Payakumbuh

0
Safaruddin Dt. Bandaro Rajo : Bamus DPRD Bukan Hanya Membahas Ranperda SOPD Semata

Safaruddin Dt. Bandaro Rajo : Bamus DPRD Bukan Hanya Membahas Ranperda SOPD Semata

0
MTB JELAJAH GUNUNG BUNGSU BERTABUR HADIAH

MTB JELAJAH GUNUNG BUNGSU BERTABUR HADIAH

0
Warga Balai Pinang Kompak Bersihkan Tapian Aie Ata

Warga Balai Pinang Kompak Bersihkan Tapian Aie Ata

21 Juni 2026
Mendaftar ke P2WN Muaro Paneh, Hendra Sefriza Diantar Niniek Mamak

Mendaftar ke P2WN Muaro Paneh, Hendra Sefriza Diantar Niniek Mamak

20 Juni 2026
Rumah Warga di Jorong Rimbo Data Ludes Terbakar

Rumah Warga di Jorong Rimbo Data Ludes Terbakar

19 Juni 2026
Sejarah yang Terlupakan Siap Diangkat ke Layar, Tim Dimensia Creatif Bedah Jejak PRRI di Bukittinggi

Sejarah yang Terlupakan Siap Diangkat ke Layar, Tim Dimensia Creatif Bedah Jejak PRRI di Bukittinggi

16 Juni 2026

Berita Terbaru

Warga Balai Pinang Kompak Bersihkan Tapian Aie Ata

Warga Balai Pinang Kompak Bersihkan Tapian Aie Ata

21 Juni 2026
Mendaftar ke P2WN Muaro Paneh, Hendra Sefriza Diantar Niniek Mamak

Mendaftar ke P2WN Muaro Paneh, Hendra Sefriza Diantar Niniek Mamak

20 Juni 2026
Rumah Warga di Jorong Rimbo Data Ludes Terbakar

Rumah Warga di Jorong Rimbo Data Ludes Terbakar

19 Juni 2026
Sejarah yang Terlupakan Siap Diangkat ke Layar, Tim Dimensia Creatif Bedah Jejak PRRI di Bukittinggi

Sejarah yang Terlupakan Siap Diangkat ke Layar, Tim Dimensia Creatif Bedah Jejak PRRI di Bukittinggi

16 Juni 2026
ADVERTISEMENT
Sumbartime.com

Sumbartime.com -"Setiap Waktu Bernilai Informasi"

Ikuti Kami

  • Redaksi Sumbartime.com
  • Pedoman Berita
  • Disclaimer

© 2025 sumbartime.com - Design By rudDesign.

No Result
View All Result
  • Redaksi Sumbartime.com
  • Pedoman Berita
  • Disclaimer
  • Iklan

© 2025 sumbartime.com - Design By rudDesign.