Sumbartime.com, Pasaman.– Jajaran Satlantas Polres Pasaman membagikan sejumlah takjil kepada pengendara pada hari Senin, 25 Maret 2024 di depan Mako Satlantas Polres Pasaman dan di depan Kantor Bupati setempat. Kegiatan itu dipimpin oleh Kasatlantas AKP. Hidayanda Rizki, SH.
“Ini adalah bentuk kepedulian kepada sesama, terutama mereka yang berada dekat dengan kami yakni pengendara dan pengguna jalan. Barangkali, takjil yang kami bagikan ini dapat dijadikan sebagai sajian santap berbuka oleh mereka yang mungkin berbuka di jalanan.
Maklum, pengendara banyak yang mengalami kondisi dimana mereka masih didalam perjalanan pulang kerumah tiba-tiba waktu berbuka puasa telah tiba, jadi mereka punya persediaan dijalan,”demikian disampaikan AKP. Hidayanda Rizki dalam keterangannya, hari ini.
Selain melaksanakan kegiatan berbagi takjil, Satlantas Polres Pasaman juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas di jalan raya.
“Dengan demikian diharapkan muncul kesadaran bersama untuk selalu taat peraturan, terutama aturan berlalu lintas,”ungkap dia.
Kata dia, apabila masyarakat sudah mempunyai kesadaran sendiri akan keselamatan diri dijalan raya, maka selain mereka bisa selamat pulang pergi untuk suatu urusan juga memudahkan kerja aparat kepolisian dalam mengatur arus lalu lintas.
“Kita ingin masyarakat taat berlalu lintas. Mereka selamat sampai tujuan, itu yang ingin kita capai. Dan itu haruslah atas kesadaran mereka sendiri,”tambah dia.
Adapun cara Satlantas Polres Pasaman mengedukasi masyarakat untuk taat berlalu lintas di jalan raya adalah dengan menekankan hal-hal seperti mengenakan helm, menggunakan spion, memberi imbauan agar pengendara tidak berkendara dengan muatan yang melebihi ketentuan dan sebagainya.
Bahkan, kata AKP Hidayanda Rizki, ia dan jajarannya sampai membagikan helm kepada pengendara yang tidak memakainya.
“Sebetulnya, kami prihatin. Mereka kadang ada yang sebaya orangtua kami, tapi tidak pakai helm. Kasihan kita. Maka dari itu, kami juga memberikan helm kepada pengendara yang memang tidak memilikinya,”pungkas dia. (Risko Mardianto)





















