Polda Riau Amankan 20 Kg Sabu, 4 Pelaku Ditangkap, 1 Ditembak Mati!

penagkapan kurir 20 kg sabu oleh Tim harimau Kampar (dok polda Riau)

SUMBARTIME.COM-Tim Opsnal Hariamau Kampar Ditresnarkoba Polda Riau berhasil amankan 20 kg narkoba jenis sabu dari jaringan Internasional yang hendak diedarkan di wilayah Riau, Senin (9/11) dini hari sekira pukul 02.00 WIB.

Selain mengamankan sabu, Harimau Kampar juga berhasil menangkap 3 orang kurir dan 1 tersangka pengendali narkoba dari dalam Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Klas II A Pekanbaru yang kemudian diketahui meninggal dunia karena mengalami muntah darah pada Minggu 8 November 2020 malam sekira pukul 23.00 WIB.

Iklan

Sementara itu, satu orang dari tiga kurir yang ditangkap tewas ditempak mati polisi saat terjadi aksi kejar kejaran dalam upaya penangakapan di kawasan Jalan Arifin Ahmad, Sepahat, Kecamatan Bukit Baru, Bengkalis, Riau.

Informasinya, tim Harimau Kampar Ditresnarkoba Polda Riau, lebih kurang 2 minggu berada di Pulau Rupat, Bengkalis dan Dumai, melakukan penyelidikan terkait peredaran narkoba di Riau.

Hasil penyelidikan berbuah hasil. Tim Ditresnarkoba mendapatkan informasi akan ada pengeriman narkoba jenis sabu dari Pulau Rupat ke Kota Dumai.

Dengan dibantu oleh Resnarkoba Polres Dumai, Tim Opsnal Harimau Kampar membuntuti sebuah mobil Avanza warna hitam BM 1103 VV yang berisi 2 orang kurir.

Sesampai di jalan Arifin Ahmad, Sepahat, Kecamatan Bukit Baru, polisi menghadang mobil yang dikendarai dua pelaku kurir tersebut. Namun keduanya melawan dan sempat menabrakan mobil avanzanya ke kendaraan polisi.

Karena dinilai membahayakan nyawa petugas, polisi langsung menembak sopir pembawa avanza bernama Hendra (50). Usaha tersebut berhasil, kendaraan mereka berhasil dihentikan polisi. Selanjutnya Hendra driver pembawa sabu tersebut dilarikan ke Rumah Sakit Dumai, namun dalam perjalanan nyawanya tidak tertolong lagi. Sementara satu pelaku lagi bernama Syamsul Bahri (50) langsung diringkus petugas.

Dari hasil pengembangan, ditangkap lagi satu kurir sebagai petunjuk dan pemandu jalan bernama Simson Sihaan (50) di Pelelawan Riau.

Terpisah, menurut Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Senin 9 November 2020 dalam gelaran konfrensi persnya menyebutkan 4 orang yang terlibat jaringan narkoba internasional dengan barang bukti 20 kg sabu berhasil diringkus. dari 4 orang tersebut satu ditembak mati karena membahayakan nyawa petugas, satunya lagi meninggal di dalam lapas Klas II A Pekanbaru bernama Syahrudin Efendi, karena mengalami sakit muntah darah.

Adapun salah satu kurir yang bertugas pengawalan bernama Simson Sihaahan yang ditangkap di sebuah Home Stay kawasan Pelelawan Riau, sempat mengaku sebagai anggota Polisi kepada bandar asal Malaysia yang menyelundupkan sabu seberat 20 kg tersebut.

Dalam tugasnya sebagai pengawal Simson dibayar sebesar Rp 40 Juta. Dirinya yang mengatur dua kurir lainnya dalam perjalanan menyelundupkan sabu dari Bengkalis ke Pekanbaru.

Sementara untuk mengecoh polisi sabu tersebut dalam pengirimannya dibungkus dengan kotak Milo, papar Agung Setya. (kr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here