Pilkada Kota Solok Makan Korban, Beda Pilihan 3 KK Diusir dari Kontrakan

beda pilihan penghuni kontrakan di usir dari rumahnya

SUMBARTIME.COM-Dalam tempo waktu 2x 24 jam, 3 Kepala Keluarga (KK) yang mengontrak rumah di kawasan Kandang Aur, Kelurahan Simpang Rumbio, Kecamatan Lubuk Sikarah, Kota Solok, dipaksa harus mengosongkan rumahnya oleh si pemilik tanah.

Hal itu terjadi akibat si pemilik lahan rumah kontrakan berbeda pilihan dalam memilih pasangan calon (Paslon) Pilkada Kota Solok pada 9 Desember nanti dengan 3 KK yang mengontrak rumah diatas tanah lahan miliknya.

Iklan

Menurut Misriyanto, Sabtu (6/12) malam, di sela sela kesibukannya mengangkat peralatan rumah tangganya menuturkan jika dirinya serta dua tetangga sebelah rumahnya merupakan korban politik dari Pilkada.

Hanya gara gara beda pilihan dengan pemilik tanah terkait Pemilihan Walikota Solok, dirinya serta dua orang tetangganya di usir dari rumah kontrakan tersebut.

Padahal, menurut Misriyanto lagi, jatuh tempo pembayaran kontrakan rumah masih lama, namun karena ke aroganan pemilik tanah akan membongkar bangunan rumah kontarakan jika dalam waktu dua hari dirinya serta dua tetangganya tidak mengosongkan rumah, ungkapnya.

“Beberapa hari yang lalu pemilik kontrakan datang menemuinya agar segera pindah dan mengosongkan rumah. Hal itu disebabkan karena saya serta tetangga tidak mau mengikuti selera si pemilik tanah terkait Pilkada,” ujarnya.

Dijelaskan jika pemilik tanah marah besar jika dia serta dua tetangga lagi tidak mengikuti Paslon jagoannya. Atas itulah dirinya diusir dari kontrakan.

Namun bagi Misriyanto lagi, dirinya tak masalah pindah rumah asalkan soal demokrasi dia tidak ingin dijajah. Soal pilihan dia serta dua tetangga telah memiliki calon pasangan idaman, pungkasnya mengatakan. (rs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here