BUKITTINGGI – Suasana penuh keceriaan mewarnai halaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Pencegahan (DPKP) Kota Bukittinggi hingga Jalan Perintis Kemerdekaan, Senin (15/9/2025).
Anak-anak dari TK Aisiyah 1 Bukittinggi dengan antusias menaiki mobil dinas pemadam kebakaran, seolah merasakan langsung pengalaman menjadi petugas damkar cilik.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program edukasi bahaya kebakaran yang rutin digelar berbagai komunitas dan dinas pemadam di Indonesia, termasuk di Bukittinggi, Sumatera Barat.
Tujuannya, menumbuhkan kesadaran sejak dini tentang bahaya api sekaligus mengajarkan langkah awal pencegahan serta penanganan sederhana jika kebakaran terjadi.
“Edukasi ini penting untuk membangun kewaspadaan anak-anak sejak usia dini. Mereka dikenalkan cara memadamkan api sederhana, fungsi alat pemadam, dan pentingnya selalu waspada,” jelas Kadis DPKP Bukittinggi, Efriadi melalui kabid Pencegahan, Riul Fansah.
Petugas damkar, Refriyus, turut memberikan apresiasi terhadap anak-anak TK Aisiyah 1. Menurutnya, seluruh murid menunjukkan sikap disiplin dan tertib selama kegiatan.
“Pembentukan karakter di sekolah ini sangat bagus. Anak-anak terlihat rapi, santun, dan bersemangat saat mengikuti simulasi maupun ketika menaiki mobil damkar,” ujarnya.
Kepala Sekolah TK Aisiyah 1 Bukittinggi, Marleni, mengungkapkan rasa bangganya atas partisipasi murid-muridnya. Menurutnya, edukasi dini sangat penting agar anak-anak tidak panik ketika menghadapi keadaan darurat.
“Anak yang teredukasi akan lebih tenang, tahu apa yang harus dilakukan, dan tidak hanya menunggu petugas datang,” kata Marleni.
Dalam kegiatan ini, petugas damkar memperagakan tugas sehari-hari mereka, mengenalkan alat pelindung diri (APD) dan peralatan pemadam api, hingga memberikan simulasi pemadaman yang aman.
Anak-anak juga dikenalkan lebih dekat pada profesi pemadam kebakaran sebagai garda terdepan penanggulangan bencana.
“Harapan kami, kegiatan ini tidak hanya menumbuhkan pengetahuan, tetapi juga membentuk mental tangguh anak-anak dalam menghadapi bahaya,” tutup Marleni. (Alex.jr)




















