Pencari Petai Warga Sitanang Limapuluh Kota Ditemukan Meninggal di Dalam Hutan

Pihak BPBD Limapuluh Kota dan warga melakukan pencarian terhadap korban

SUMBARTIME.COM-Seorang warga Jorong Sungai Ipuh, Nagari Sitanang, Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota, ditemukan meninggal di dalam hutan, Minggu (29/3) malam sekira pukul 22.00 WIB.

Korban berinisial Nsw (48) yang berprofesi pencari petai itu ditemukan warga sudah meninggal dengan kondisi mengalami luka dibagian kepala tak jauh dari pohon petai kawasan hutan Lareh Sago Halaban.

Sebelumnya, korban sempat dinyatakan hilang oleh pihak keluarga karena belum pulang hingga malam usai mencari petai di kawasan hutan sejak pagi harinya.

View this post on Instagram

Pembaca media online Sumbartime.com setiap hari akan menyajikan cerita bersambung (Cerbung) khususnya karangan Sastrawan Makmur Hendrik. Novel Fenomenal ini mengangakat Kisah yang berlatar belakang Penuntutan balas seorang anak muda asal Nagari Situjuah Ladang Laweh Kabupaten Limapuluh Kota kepada seorang Perwira Jepang yang telah menghabisi keluarganya ketika zaman pendudukan Jepang di Ranah Minang. Anak muda tersebut mencari perwira Jepang ini dengan samurai yang dipergunakan oleh perwira tersebut untuk membunuh Ayah, Ibu, serta kakak wanitanya hingga sampai ke Negri Matahari Terbit Silahkan link website kami di bio @sumbartime Untuk membaca cerita bersambung Tikam Samurai #tikamsamurai #sumbartime #payakumbuh #sudutpayakumbuh

A post shared by sumbartime.com (@sumbartime) on

Menurut pihak keluarga, korban yang sehari hari berprofesi sebagai pencari petai itu pada Minggu (29/3) sore menjelang malam, tidak pulang ke rumah. Keluarga yang cemas langsung menghubungi perangkat Jorong dan memberi kabar hilangnya korban.

Oleh Perangkat Jorong, kemudian warga setempat dikumpulkan dan dilakukan pencarian secara bersama sama terhadap korban.

Sementara itu, Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan yang mendapat kabar hilangnya salah seorang warganya tersebut langsung menghubungi pihak BPBD dan memerintahkan untuk melakukan pencarian yang dimulai sejak selepas Magrib.

Setelah dilakukan pencarian di sekitar kawasan hutan daerah setempat, pada pukul 22.00 WIB, korban ditemukan sudah tidak bernyawa dalam kondisi mengalami luka di bagian kepala. Menurut warga dan pihak keluarga diduga korban terjatuh dari pohon petai saat memetik buahnya.

Selajutnya dengan dibantu pihak BPBD Limapuluh Kota serta petugas Puskesmas setempat, warga membawa korban ke rumah duka. Sementara itu pihak Kepolisian yang tiba di lokasi dan menyarankan untuk dilakukan visum serta otupsi, namun pihak keluarga menolak dan mengikhlaskan kematian korban. (npn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here