SUMBARTIME.COM-Seorang balita berjenis laki laki usia 3 Tahun bernama M Yahya Akbar, ditemukan tewas di semak semak tak jauh dari rumahnya dalam kondisi mengalami luka lebam di bagian wajah serta kepalanya, Minggu (29/3) sore.
Warga Perumnas Muara Fajar Permai, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, tersebut tewas lantaran telah dilakukan penganiayaan secara sadis terhadapnya.
TIKAM SAMURAI 1 https://t.co/mJsZYPPPW7 lewat @sumbar_time
— Sumbar Time (@Sumbar_Time) March 30, 2020
Ironis dan tragisnya ternyata pelaku pembunuhan terhadap korban merupakan ayah tirinya sendiri berinisial LO (25).
Kapolsek Rumbai Iptu Viola Dwi Anggreni, kepada awak media membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya pelaku sendiri diduga adalah ayah tiri korban. hal itu diketahui setelah sebelumnya sempat dilakukan intrograsi kepada terduga pelaku dan mengakui segala perbuatannya.
Adapun kronologis kejadian bermula saat ibu korban pulang dari pasar Pda Minggu 29 Maret 2020 sekira pukul 10.00 WIB. Saat berada di rumah, sang ibu tak mendapatkan korban berada di sekitar rumah. Saat itu sang ibu sempat menanyakan korban kepada suaminya yang tak lain adalah ayah tiri korban.
Namun pelaku sempat berpura pura tidak mengetahui keberadaan korban.
Selanjutnya pelaku berpura pura ikut mencari keberadaan korban bersama istrinya serta dibantu warga sekitar. Setelah sekian lama korban dicari, namun belum juga diketemukan.
Akan tetapi paman korban merasakan kecurigaan terhadap ayah tiri korban. Menurutnya saat terakhir keberadaan korban bersama ayah tirinya tersebut.
Saat dilakukan olah TKP dan dilakukan intrograsi, ayah tiri korban mengaku jika dirinya telah menganiaya dan membunuh korban serta dibuang di semak semak.
Adapun motif dirinya melakukan penganiayaan dan pembunuhan menurut pengakuan pelaku lantaran kesal korban selalu rewel dan menangis. Saat korban selalu menangis emosinya memuncak korban dipegang bagian wajahnya selanjutnya dipukul di bagian antara mulut dan hidung. Tidak itu saja, pelaku juga menggigit pipi korban serta menarik tangan korban, sehingga korban terhempas ke lantai sementara kepala bagian belakangnya membentur dinding kamar mandi.
Saat ini pelaku sudah diamankan dan masih dilakukan proses pemeriksaan lanjutan, papar Viola Dwi menjelaskan. (kr)




















