SUMBARTIME.COM-Rencananya pada Minggu 5 Juli 2020 pagi ini akan digelar aksi massa dengan tema “Minangkabau Mengukuhkan Jati Diri Bangsa” di halaman parkir Mesjid Agung Kota Padang, Nurul Iman sekira pukul 09.00 WIB, hingga selesai.
Menurut salah satu panitia acara Ustadz Muhammad Shiddieq, yang juga merupakan Ketua Minangkabau Muslim Care (MMC) dalam keterangan rilise persnya, kegiatan aksi dalam rangka menolak RUU Haluan Idiologi Pancasila (HIP), akan diikuti oleh ribuan ormas islam serta ormas pemuda di seluruh kawasan Sumbar, ujarnya.
Sementara itu dari famlet serta brosur yang beredar terkait kegiatan, acara direncanakan akan diisi dengan orasi oleh tokoh nasional, seperti (babeh) Ridwan Saidi, Ketua Mui Sumbar, Buya Gusrizal Gazahar, Ustadz Jell fatahullah, serta tokoh niniak masyarakat lainnya.
Sementara itu, salah satu aktifis keagamaan asal Kota Payakumbuh bernama Indra (38) yang berhasil dihubungi awak media pada Sabtu (4/7) malam di Kota Padang, menjelaskan dia bersama ratusan warga asal payakumbuh lainnya datang dari Payakumbuh dan bertolak ke Kota Padang dalam rangka menjaga NKRI dan Pancasila, tuturnya.
Dijelaskannya, RUU HIP tidak sesuai dengan UUD 1945 dan Pancasila. Dia juga menduga RUU HIP tersebut ingin melumpuhkan unsur Ketuhanan Yang Maha Esa. Sebab, RUU HIP bisa mencederai Pancasila sekaligus berpotensi memberikan ruang bagi komunis, PKI ataupun neo PKI masuk dan berkembang lagi di Indonesia, tutur Indra.
Untuk itu di bersama ribuan warga Negara Indonesia yang tinggal di kawasan Sumbar meminta dan mendesak agar pemerintah menangkap para perusak Pancasila, tutupnya mengatakan dengan tegas. (dei)




















