Nekad Mencuri di Rumah Anggota Brimob Polda Sumbar, Seorang Maling Didorr Polisi

gambar ilustrasi

SUMBARTIME.COM-Nekad curi hp, uang tunai, serta perhiasan emas di rumah seorang anggota Brimob Polda Sumbar, seorang maling inisial AT (25) di door polisi, Selasa (25/5) sore hari.

Maling asal Kepulauan Mentawai tersebut ditembak di bagian kakinya karena mencoba melarikan diri saat polisi akan melakukan reka ulang kasus pencurian di rumah seorang korban di komplek asrama polisi Lapau Manggih, Kelurahan Gunuang Sariak, Kecamatan Kuranji, Kota Padang.

Iklan

Hal itu dibenarkan oleh Kasatreskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda. Menurutnya, tersangka kasus pencurian di rumah salah seorang anggota Brimob Polda Sumbar terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas saat hendak mencoba kabur dalam reka ulang kasus, paparnya.

Adapun kronologi kejadian berawal pada subuh hari pada Senin 12 April 2021. Korban baru saja usai melaksanakan Sholat subuh, ingin mengambil ponsel miliknya yang sebelumnya dicas di dalam kamar anaknya.

Namun saat ponsel dicari, barang tersebut sudah tidak ditemukan lagi. Selain itu ponsel milik istrinya juga sudah tidak ditemukan. Selain kehilangan dua unit ponsel, korban juga kehilangan uang tunai sebanyak 2 Juta Rupiah serta kalung emas 23 karat seberat 2 gram.

Ketika korban memeriksa rumah, dirinya mendapati jendela rumah bagian belakang sudah terbuka. Yakin rumahnya sudah kemasukan maling, pagi harinya korban melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolresta Padang.

Polisi yang mendapatkan laporan langsung turun melakukan penyelidikan dan pelacakan. Selang beberapa waktu pelacakan ponsel korban ditemukan telah berada di tangan seseorang. Saat seseorang tersebut di intrograsi, dirinya mengaku telah membeli barang hasil curian itu kepada AT melalui marketplace Facebook dan COD di dekat rumah pelaku.

Mendapatkan titik terang, selanjutnya polisi langsung bergerak dan berhasil menciduk pelaku di kawasan Jalan Alai Timur, Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara. Dari hasil intrograsi diketahui jika tersangka telah melakukan pencurian sebanyak dua kali di asrama polisi Lapau Manggih, papar Rico menjelaskan. (dei)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here