Menolak Dipalak, Seorang Pengunjung Taman Batang Agam Ditikam “Urang Bagak” Tak Dikenal

korban dirawat di RS Yarsi Payakumbuh

SUMBARTIME.COM-Seorang pengunjung kawasan Taman Batang Agam Kota Payakumbuh harus dilarikan ke Rumah Sakit Yarsi setempat setelah mengalami luka tusuk di bagian kepala serta rusuknya oleh “Urang Bagak” tak dikenal di seputaran lokasi, Minggu (14/11) malam kemaren, sekira pukul 19.00 WIB.

Pengunjung yang menjadi korban penganiayaan tersebut bernama Poni Prananda, (28) warga Jorong Padang Jariang, Nagari Situjuah Gadang, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota. Dirinya ditusuk oleh orang tak dikenal (OTK) di seputaran Kawasan Taman Batang Agam, akibat melawan dan menolak menjadi korban pemerasan oleh pelaku.

Iklan

Informasinya, korban mengalami tindakan penganiayaan itu akibat menolak diperas serta dipalak oleh ” Urang Bagak” yang bergentayangan di seputaran lokasi Destinasi wisata Taman Batang Agam tersebut.

Adapun kasus berawal dari korban bersama teman wanitanya duduk duduk di tepian aliran Batang Agam seputaran taman pada malam kejadian. Tidak lama kemudian datang seseorang yang tak dikenal dengan menggunakan motor menghampiri korban.

Saat itu pelaku mulanya menanyakan aktivitas korban bersama teman wanitanya duduk duduk di kawasan. Selanjutnya pelaku menuduh korban dan teman wanitanya diduga telah melakukan perbuatan terlarang. Untuk itu pelaku yang merasa sedang menjadi “Urang Bagak” itu meminta korban harus menyerahkan sejumlah uang serta ponsel milik korban untuk alasan keamanan kepada dirinya.

Namun saat itu korban menolak permintaan pelaku, hingga membuat pelaku marah serta langsung menyerang korban dengan sejumlah pukulan dan tendangan. Korban yang mendapat serangan dari pelaku mencoba untuk melawan mempertahankan diri. Namun tak lama kemudian korban jatuh tersungkur tak berdaya ketika sebilah senjata tajam merobek dan menembus bagian kepala serta rusuknya yang dihujamkan pelaku.

Sementara pelaku yang mendapati korban jatuh tersungkur berdarah akibat senjata tajam yang dia hujamkan ke korban langsung kabur meninggalkan lokasi yang dalam kondisi sepi tersebut.

Terpisah, aparat Kepolisian dari Polres Payakumbuh, melalui Kabag Humas Iptu Satria Rudi, membenarkan kejadian serta laporan polisi dari pihak korban. Menurutnya, Selasa 16 November 2021 pagi, saat ini polisi masih melakukan penyelidikan awal terkait peristiwa dugaan penganiayaan tersebut. Dirinya meminta agar awak media bersabar dan berjanji akan memberikan informasi tambahan terkait identitas pelaku, terangnya mengatakan. (rd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here