Menolak Diajak Hohohihi Oleh Siswi SMP, Gaek Separo Abad ini Pajang Foto Vulgar Korban di Facebook

gambar ilustrasi

SUMBARTIME.COM-Norak dan menjijikan ulah pria gaek separo abad yang berinisial SU (51) ini. Lantaran ditolak untuk berhohohihi alias hubungan intim oleh seorang siswi SMP berinisial Y (14) di Tapung Kabupaten Kampar, Riau, dirinya malah mengumbar foto bugil si pelajar ke medsos.

Namun perbuatan SU tersebut diketahui oleh kakak kandung korban berinisial T, sehingga SU berhasil diamankan kakak korban dan nyaris menjadi bulan bulanan massa jika seandainya polisi tidak cepat mendatangi Balai Desa Tapung, Kampar.

Iklan

Peristiwa tersebut dibenarkan oleh Paur Humas Polres Kampar, Iptu Deni Yusra, Kamis (26/04). Menurutnya saat ini kasus itu sudah ditangani oleh Polsek Tapung. Pelaku sudah diamankan dan sedang dalam proses pemeriksaan, ujarnya kepada awak media.

Di jelaskan berdasarkan keterangan keluarga korban, kejadian bermula ketika seorang teman kakak korban memberitahu jika di akun facebook adiknya ada foto korban setengah telanjang. Kaget mendengar informasi temannya, kakak korban langsung mencari adiknya dan menanyakan perihal laporan tersebut.

Korban Y, dengan pucat pasi membenarkan informasi tersebut. Namun korban mengaku jika yang memajang foto setengah bugilnya itu bukanlah dirinya tapi pelaku SU yang mengetahui kata sandi akun facebooknya. Adapun alasan pelaku memajang foto vulgar korban lantaran kecewa dan sakit hati karena korban tidak mau untuk melakukan hohohihi alias hubungan intim dengan pelaku.

Tidak itu saja, kepada korban pelaku juga mengancam akan menghabisi ibu korban dan membakar rumahnya jika tidak mau mengirimkan foto vulgar korban kepada pelaku. Karena ketakutan, korban akhirnya menuruti kemauan pelaku dengan mengirimkan foto vulgarnya, namun tanpa disangka pelaku malah memajangnya di akun Facebook korban yang terlebih dahulu mengetahui kata sandinya, sehingga terjadilah peristiwa memalukan tersebut.

Mendengar pengakuan korban, T kakak korban, langsung marah berniat ingin menjebak serta menangkap pelaku, dengan cara masuk ke akun facebook milik korban dan berpura pura menjadi korban. Saat masuk dalam akun milik adiknya tersebut, T langsung menghubungi pelaku dan berpura pura untuk mengajak bertemu.

Alhasil Pelaku yang tanpa sadar masuk dalam jebakan, langsung menyetujui untuk bertemu. Saat bertemu tersebutlah, kakak korban langsung menangkapa dan mengamankan pelaku selajutnya di bawa ke Balai Desa untuk intrograsi. Sementara warga lainnya yang mengetahui peristiwa tersebut, berbondong bondong datang ke balai desa untuk menghakimi pelaku. Namun beruntung, nyawa pelaku selamat saat polisi cepat turun ke lokasi dan mengevakuasi pelaku dari amarah warga. (kr)

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here