Mengaku Bisa Mengobati Penyakit, Dukun Cabul di Limapuluh Kota Garap Remaja Bawah Umur

pelaku saat berhasil diringkus Satreskrim Polres Limapuluh Kota

SUMBARTIME.COM-Mengaku sebagai dukun yang bisa mengobati penyakit seseorang melalui media pijit, seorang warga Jorong Padang Japang, Nagari VII Koto Talago, Guguk, Kabupaten Limapuluh Kota insial HW (32) harus berhadapan dengan hukum.

Pasalnya pria yang sehari berprofesi sebagai tukang cat tersebut dikeathui telah berkali kali menggarap dan mencabuli seorang remaja bawah umur inisial Bunga (14) yang merupakan tetangganya sendiri.

Tidak hanya sekali, namun pelaku diduga telah mencabuli Bunga berkali kali di dalam berbagai kesempatan dengan modus mengobati melalui media pijit tubuh korban.

Atas aksi pencabulannya tersebut pelaku ditangkap pihak Reskrim Polres Limapuluh Kota pada Jumat (29/5) sore sekira pukul 15.30 WIB atas laporan pihak keluarga korban.

Menurut Kapolres Limapuluh Kota Sri Wibowo, melalui KBO Reskrim Iptu Armi Ariosa, menjelaskan pelaku inisial HW ditangkap atas laporan dugaan pencabulan terhadap anak bawah umur.

Adapun peristiwa tersebut terungkap berawal dari rasa curiga paman korban melihat pelaku sering datang ke rumah mereka. Karena merasa penasaran, sang paman meminta kepada korban dan ibunya untuk menceritakan ada keperluan apa pelaku sering datang ke rumah mereka.

Karena merasa takut dimarahi oleh pamannya, korban yang masih tercatat sebagai siswi kelas II SMP tersebut dengan polos menceritakan jika kedatangan pelaku ke rumah mereka, hanyalah untuk mencabuli dirinya dengan modus mengobati tubuhnya dengan mediasi pijit.

Menurut korban, awal mula kejadian, berawal dari rasa sakit yang dirasakan oleh korban di bagian tubuhnya. Pelaku yang saat itu mendengar keluhan korban, mengaku sebagai dukun bisa mengobati penyakit yang diderita korban.

Mendengar ucapan pelaku yang bisa menyembuhkan penyakit, korban langsung percaya begitu saja. Selanjutnya dirinya bersedia di obati dengan cara dipijit seluruh bagian tubuhnya. Ketika korban dalam kondisi tidak berpakaian saat itulah pelaku langsung menggarap korban dan mencabuli melampiaskan napsu bejatnya.

Korban yang awalnya sempat melawan namun karena diancam oleh pelaku akan dihabisi hanya bisa pasrah kehormatannya direbut sang dukun cabul tersebut. Tragisnya, perbuatan itu, tidak hanya sampai di situ saja. Namun diduga merasa ketagihan, pelaku sempat beberapa kali meniduri korban, hingga peristiwa itu terbongkar sesaat pelaku selesai melaksanakan aksi bejatnya pada Kamis 28 Mai 2020, kemaren.

Sementara itu, sang paman yang tak senang pelaku telah mencabuli keponakannya langsung melaporkan peristiwa tersebut ke polisi sehingga aparat berhasil meringkus pelaku. Saat ini kasus tersebut sedang ditangani oleh Unit PPA, papar Armi Ariosa menjelaskan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here