SUMBARTIME.COM-Sungguh bejat dan kurang ajar kelakukan seorang pemuda dan seorang remaja bawah umur ini. Sama sama berjenis kelamin laki laki, namun melakukan perbuatan yang sangat terlarang.
Ironisnya, perbuatan hubungan sesama jenis itu mereka lakukan di dalam tempat suci Umat Islam, sehingga bikin geram dan marah warga masyarakat sekitar atas ulah amoral keduanya.
Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Nagari Cupak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, pada Senin (2/3) dini hari sekira pukul 02.40 WIB.
Dua orang pasangan homoseksual itu masing masing, E (23) asal Kelurahan VI Suku, Kota Solok, dan R (13) asal Nagari Air Dingin, Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, tertangkap basah oleh warga sedang melakukan hubungan sejenis bak suami istri di dalam sebuah Mushola setempat.
Keduanya digerebek dan ditangkap basah dalam rumah peribadatan tersebut dalam kondisi sama sama bugil tanpa sehelai benang sedang asyik masyuk bercinta seperti yang dilakukan kaum sodom di zaman Nabi Luth.
Beruntung keduanya tidak dihakimi massa, namun kedanya diserahkan ke Polsek Gunung Talang untuk diproses secara hukum dan perundangan yang berlaku.
Menurut keterangan Wali Nagari Cupak Fatmi Bahar Dt. Tuo, peristiwa berawal dari kedatangan kedua pasangan homo itu ke sebuah Mushola di Nagari Cupak, Minggu malam 1 Maret 2020 sekira pukul 21.00 WIB.
Kepada warga sekitar mereka meminta izin untuk menumpang menginap di dalam Mushola. Dengan lasan kemalaman dan tidak punya ongkos pulang ke kawasan Air dingin, mereka meminta izin untuk sekedar beristirahat.
Warga yang kasihan, selanjutnya memberikan izin dan tompangan kepada mereka untuk menginap di dalam Mushola. Sekira pukul 23.00, warga sekitaran rumah ibadah merasa curiga melihat lampu Mushola dimatikan oleh pasangan homo tersebut.
Merasa curiga warga itu mengajak warga lainnya untuk diam diam melakukan pengintaian kepada dua orang yang menginap di Mushola tersebut. Pada pukul 02.15.WIB, warga yang curiga dengan gerak gerik keduanya, langsung mendatangi Mushola dan melakukan pengintaian secara diam diam.
Warga yang melakukan pengintaian terperangah dan kaget lketika mereka sayup sayup mendengar suara erangan dari dalam Mushola. Dengan mengendap endap akhirnya warga masuk ke dalam ruangan dan menghidupkan lampu.
Saat itulah warga terperanjat kaget dan seakan tak percaya menyaksikan pemandangan di depan mereka. Dua pria yang menumpang menginap itu dalam kondisi bugil sedang asyik bercinta di Migrab Mushola, tanpa menyadari kedatangan warga.
Alhasil keduanya langsung diarak keluar dari rumah ibadah tersebut. Warga yang geram sempat ingin menghakimi, namun beruntung ada tokoh masyarakat serta tokoh agama yang menyarankan agar keduanya diserahkan ke polisi, papar Fatmi Bahar.
Terpisah, Kapolres Solok melalui Kapolsek Gunung Talang Iptu Azwari Siregar, kepada awak media saat dihubungi membenarkan peristiwa bejat tersebut. Menurutnya kasus tersebut telah dilimpahkan ke bagian PPA karena salah satu pasangan diduga homo tersebut merupakan anak bawah umur, ungkapnya mengatakan. (tim)




















