KOTA SOLOK PERINGKAT TERTINGGI PENILAIAN ADI PURA 2017 – 2018

Kembali Kota Solok Tuai Prestasi

Sumbartime-Usaha keras dan inovasi yang telah dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kota Solok untuk mewujudkan kota Solok tampa sampah patut untuk diapresiasi dan mendapatkan dukungan dari semua pihak yang ada, dan keberhasilannya dalam mendongkrak perekonomian keluarga dari sampah yang ada, merupakan sebuah upaya yang layak dijadikan contoh oleh instansi lainnya.

Dan dari usaha keras yang dilakukannya itu telah mengantarkan kota Solok berada diperingkat tertinggi dalam penilaian Pemantauan Pertama (P1) untuk kategori kota kecil se Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dalam memperebutkan penghargaan tinggi sebagai kota terbersih, dan piala Adi Pura sudah didepan pintu, ungkap walikota Solok Zul Elfian,SH.Msi.

Iklan

Ungkapan rasa bangga itu disampaikan oleh walikota Solok dalam kesempatannya menjadi pembina upacara saat apel bersama dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2018, Jumat 16 Februari 2018 di lapangan terbuka Taman Syeh Kukut pusat kota Solok.

Dalam paparannya itu walikota Solok menyebutkan, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengatasi masalah sampah dilingkungan tempat tinggalnya  bukanlah pekerjaan yang mudah, hal tersebut harus dilakukan dengan strategi pendekatan yang menarit dan inovatif, dan hal itulah yang telah dilakukan oleh DLH kota Solok sehingga dapat berada pada posisi teratas.

Lebih jauh walikota Solok menerangkan, pada rekapitulasi nilai P1 Adi Pura 2017 – 2018 untuk daerah di Provinsi Sumbar yang disampaikan oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI melalui Direktorat Jendral Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan  Beracun Berbahaya, dalam penilaian kategori daerah kecil  kota Solok mendapat nilai 75.85 diatas kabupaten Pesisir selatan dengan nilai 75.23, sementara itu kategori daerah sedang kota Bukik Tinggi unggul sedikit dari kota Paya Kumbuh dengan selisih nilai 74.91 –  74.08.

Namun walaupun demikian, penilaian Adi Pura tidak sampai disitu saja  masih ada tahapan penilaian yang harus dilalui yaitu penilaian Pemantauan Dua (P2),  dalam hal tersebut penilaiannya dikaitkan dengan program tiga bulan bersih sampah, berdasarkan dari pada itu marilah kita bersama selalu membudayakan hidup bersih dan sehat, ajak walikota Solok kepada seluruh masyarakat yang ada.

Dalam kesempatannya itu, walikota Solok juga mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan yang telah ikut serta dalam menumbuhkan dan meransang masyarakat untuk membudayakan hidup bersih dan sehat tersebut. Dikatakannya, Kapolres Solok Kota yang bergelar Datuak Pandeka Rajo Mudo itu, berhasil menghibau dan mengajak masyarakat untuk membersihkan lingkungannya sehingga lebih kurang 4.3 ton sampah menggunung di Mapolres Solok kota pada beberapa hari yang lalu.

” Kota Solok Tampa Sampah akan terwujudkan apabila semua unsur masyarakat berkomitmen untuk tetap mempertahankan budaya hidup bersih dan sehat ” ungkap walikota Solok memgakhiri.

Dari liputan News Sumbartime .com, setelah melaksnakan apel bersama dalam rangka memperingati HPSN 2018 itu, Bank Nagari Solok memberikan bantuan kepada DLH kota Solok berupa satu unit Kontainer sampah, dalam hal itu diterima lansung oleh walikota Solok didampingi oleh wakil walikota Solok, Kapolres Solok Kota, kepala DLH kota Solok, serta Dandim 0309 Solok Letkol Arh Priyo Iswahyudi. (Gia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here