AGAM – Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla bersama perwakilan International Federation of The Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC) turun langsung meninjau beberapa wilayah di Sumatera Barat pasca bencana Galodo, banjir lahar dingin, dan longsor yang terjadi pada Sabtu (11/5) lalu.
“Terkait bencana Sumatera Barat ini, PMI lebih fokus kepada tanggap darurat (kemanusiaan), membantu masyarakat yang terdampak,” tegas Ketua Umum PMI di lokasi bencana di Bukik Batabuah, Kabupaten Agam, Selasa (14/5/2024).
“Atas nama kemanusiaan, saya prihatin atas musibah ini dan juga kepada saudara kita yang menjadi korban maupun yang terdampak,” imbuhnya.
Mantan Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 itu juga mempertanyakan langkah-langkah yang dilakukan oleh PMI di daerah tersebut.
PMI Bukittinggi:
Sementara itu, Ketua PMI Bukittinggi, H. Chairunnas, mengatakan bahwa masyarakat yang terdampak pastilah kehilangan segalanya. Oleh karena itu, PMI lebih banyak fokus kepada tanggap darurat untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
“PMI sudah mendistribusikan bantuan logistik, menyediakan layanan kesehatan darurat, dan mendirikan posko pengungsian untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi,” tambah Chairunnas.
Ia juga menjelaskan, sesuai arahan dan hasil rapat pengurus PMI Bukittinggi, kepala Markas Ahmad Jais sudah melaksanakan respon cepat terhadap bencana, kejadian bencana banjir bandang pada sabtu malam 11.05.2024 itu tidak sampai 10 menit setelah mendapat berita para relawan sudah sampai dilokasi bencana untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana. Relawan PMI Bukittinggi sampai subuh minggu 12.05.2024 masih dilokasi membantu evakuasi korban.
“Semua yang dilaksanakan oleh relawan PMI ini sudah sesuai menurut aturan dan arahan pengurus,” ujar Kepala Markas PMI Bukittinggi Ahmad Jaiz.
“Bapak Jusuf Kala Ketua Umum PMI Pusat dalam kunjungan kelokasi itu juga sempatkan memberikan arahan kepada ketua PMI Bukittinggi, PMI itu hadir lebih awal dan pulang paling akhir dalam membantu mensyarakat dilokasi bencana,” tambah dia lagi. (Alex)





















