Ketua MUI Sumbar Tolak Penutupan Tempat Ibadah

Ketua MUI Sumbar

SUMBARTIME.COM-Ulama Kharismatik sekaligus Ketua MUI Sumatera Barat (Sumbar), Buya Gusrizal Gazahar dengan tegas mengatakan tidak perlu penutupan tempat ibadah selama masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di 4 Wilayah Sumbar.

Hal itu dikatakannya setelah menghadairi rapat Koordinasi Gubernur dan Kepala Daerah, terkait ada 4 wilayah di Sumbar terjadi penerapan PPKM Mikro, Rabu (7/7).

Iklan

Lebih jauh Buya mengatakan sudah seharusnya tempat ibadah sebagai sentra edukasi penerapan protokol kesehatan terkait Covid 19, ujarnya.

“Kafe bisa beroperasi 25 persen, mal bisa 25 persen, di kafe malah untuk pergi ngomong-ngomong, orang jalan-jalan, sulit jaga jarak. Ini di masjid orang tidak ngomong satu sama lain dan kehadiran cuma sebentar di rumah Allah untuk beribadah, masa dilarang,” terangnya mengatakan.

Dengan tegas Buya mengatakan bahwa agama jangan sekali sekali dipandang sebagai penghalang dalam penerapan protokol kesehatan. Dirinya tidak setuju selama masa PPKM Mikro, rumah ibadah ditutup atau ditiadakan untuk menggelar kegiatan beribadah secara berjamaah.

Dirinya juga menganjurkan dan menghimbau agar umat muslim di Sumbar tetap melaksanakan Sholat Id Qurban di mesjid mesjid yang sebentar lagi datang menjelang.

“Sejatinya manusia itu lemah. Kalau manusia tidak dibantu Tuhan dalam menghadapi bencana pandemi ini, lantas kepada siapa lagi kita mengadu?, tutur Buya sambil bertanya.

Untuk itu sambungnya lagi, MUI Sumbar tidak akan mengeluarkan Fatwa untuk menutup Mesjid, melarang umat untuk melakukan ibadah secara berjamaah.

Namun walaupun demikian, Buya Gusrizal Gazahar tetap meminta jamaah yang datang ke mesjid untuk menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker agar pencegahan corona bisa diterapkan dengan baik, pungkasnya.

Seperti diketahui ada 4 wilayah Sumbar yang menerapkan PPKM Mikro terkait pencegahan covid 19, yakni Padang, Solok, Padang Panjang, serta Bukittinggi.

Pelaksanaan PPKM Mikro tersebut mulai berlaku pada tanggal 6 Juli 2021 hingga 20 Juli 2021. (ezi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here