Inilah Motif Pembunuhan Berencana Tersangka Pengemudi Ambulance

Dua korban tabrak lari yang diduga keras kasus pembunuhan berencana

SUMBARTIME.COM-Dua dari tiga tersangka pembawa ambulance maut berhasil ditangkap Satreskrim Polresta Padang, pada Selasa (11/09) dini hari kemaren. Adapun dua tersangka kasus pembunuhan berencana masing masing AK (47) dan AF (41) saat ini telah dalam tahanan polisi. Keduanya terancam dengan hukuman mati atau minimal 20 tahun penjara.

AK dan AF bersama satu tersangka lainnnya inisial C yang masih buron, adalah pelaku penabrak dua orang pengendara motor bernama Taufik dan Royal dengan mobil ambulance BA 1061 BI.

Iklan

Dari keterangan Kapolresta Padang Kombes Pol Yulmar Try Himawan dalam konferensi pers  di Mapolresta, Kamis (13/09) menjelaskan jika para tersangka melakukan pembunuhan berencana terhadap dua korban dengan cara menabrakan mobil ambulance ke motor korban bermotifkan dendam.

Kedua korban yang sengaja ditabrak dan saat keduanya sekarat ketiga pelaku melakukan penganiayaan terhadap para korban dengan memukulkan sepotong besi dan sepotong balok hingga kedua korban tewas secara mengenaskan.

Adapun motif para tersangka melakukan pembunuhan berencana tersebut, karena dendam kepada kedua korban. Berdasarkan pengakuan tersangka, mereka sering diperas oleh kedua korban yang diketahui sebagai preman di lokasi RSUP M. Djamil Padang.

Sementara para tersangka yang berprofesi sebagai sopir ambulance pengangkut jenazah sering dipalak oleh korban antara  Rp 50 Ribu hingga 100 Ribu tergantung besaran orderan mengangkut jenazah.

Kesal selalu dipalak oleh korban, puncaknya pada beberapa jam sebelum kejadian, anatar korban dan para tersangka terlibat cekcok mulut di parkiran RSUP M. Djamil. Saat itu kedua korban memecahkan kaca mobil ambulance tersangka.

Dendam karena kaca mobilnya dipecahkan tersangka mengatur rencana untuk melakukan pembalasan berupa pembunuhan terhadap korban.

Puncaknya, pada Senin (10/09) dini hari, kedua korban yang berada di atas motor dikejardan ditabrak oleh tiga tersangka dengan menggunakan mobil ambulance di kawasan Sawah Dalam, Kota Padang.

Tidak sampai ditabrak saja, namun saat kedua korban terpelanting dan membentur pagar dan tiang listrik hingga sekarat, ketiga korban keluar dari mobil mereka dengan membawa potongan linggis dan balok menghajar kedua korban hingga tewas. (ast)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here