Ini Kronologi dan Motif Pembunuhan Mertua di Payakumbuh

pelaku saat berhasil diamankan

SUMBARTIME.COM-Kasus pembunuhan seorang wanita lanjut usia bernama Ramunas (72) warga Payobadar Padang Tangah, Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh yang diketahui pada Jumat (18/9) pagi sekira pukul 06.30 WIB tersebut, membuat warga sekitar geger.

Pasalnya diketahui selama ini korban yang sehari hari berjualan diwarung harian miliknya, pada malam hari sebelumnya masih terlihat biasa biasa saja dengan menjalankan aktifitas sehari harinya.

Iklan

Dan pada Jumat pagi, warga gempar diketahui wanita lanjut usia malang tersebut sudah ditemukan dalam kondisi tewas tidak bernyawa di warung miliknya dengan mengalami luka tusuk di bagian lehernya.

Polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan penyelidikan dan pengusutan. Sejumlah para saksi yang ada di lokasi dimintai keterangan. Tak lama kemudian beberapa saat setelahnya, polisi berhasil mengungkap pelaku pembunuhan itu sendiri.

Menurut keterangan Kapolres Payakumbuh AKBP Alex Prawira, melalui Kasatreskrim AKP M Rosidi, mengungkapkan jika pelaku merupakan orang dekat korban sendiri, yakni menantunya.

Pelaku yang diketahui bernama Riyan (23) merupakan suami dari cucu korban, tutur Rosidi mengatakan. Dirinya merupakan warga Jorong Koto Harau, Nagari Batu Balang, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota.

Adapun motif dari pembunuhan tersebut, berdasarkan hasil pengakuan pelaku saat pemeriksaan, yakni dipicu karena kesal gara gara korban selalu menagih hutang warung kepada pelaku setiap saat.

Akibat merasa kesal, timbul dendam di diri pelaku yang juga merupakan seorang residivis dalam kasus pencurian itu merencanakan aksi untuk menghabisi Ramunas.

Jumat 18 September 2020, dini hari, pelaku yang berbekal sebilah pisau dapur datang dari rumahnya kawasan Batu Balang, menuju warung korban dengan mengendap endap. Saat itu kondisi warung sudah sepi dan tutup. Korban sudah beristirahat di dalam warungnya.

Pelaku yang berhasil masuk ke dalam warung korban, langsung menuju tempat tidur korban. Selanjutnya pelaku langsung mencekik leher korban. Sementara korban yang kaget sempat meronta ingin melepaskan diri. Pelaku yang takut aksinya tersebut diketahui oleh warga sekitar langsung menusuk leher korban dengan sebilah pisau dapur yang dia bawa dari rumahnya.

Disaat korban dalam kondisi sekarat, kritis dan tidak berdaya, pelaku melucuti cincin emas dari jari tangan korban. Selanjutnya mencopoti 2 anting warna kuning emas di telinga korban serta mengambil uang yang berada di dalam saku celana korban senilai Rp 1.490. Ribu.

Setelah berhasil menghabisi nyawa korban serta melucuti harta bendanya, pelaku langsung kabur meninggalkan lokasi.

Pada pagi harinya, salah satu tetangga korban bernama Marsum yang datang ke kedai korban, melalui pintu belakang, kaget mendapatkan korban sudah terbujur kaku, dan memberitahukan kepada warga sekitar perihal temuannya tersebut.

Adapun pelaku ditangkap beberapa jam setelah peristiwa penemuan korban pembunuhan tepatnya pada pukul 11.00 WIB. Pelaku ditangkap justru saat berada di rumah duka. Dirinya berpura pura datang ikut melayat dan merasa berduka cita.

Saat ini pelaku bersama barang bukti sudah diamankan di Mapolres Payakumbuh dan masih dilakukan proses pemeriksaan lanjutan, tutup Rosidi. (rd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here