Hendri Asenk, Maju Ke legeslatif Ingin Rubah Mimpi Menjadi Nyata

Dedi Hendri alias Hendri Asenk, Caleg Berkarya

SUMBARTIME.COM-Dedi Hendri yang lebih dikenal dengan Hendri Asenk caleg dari Partai Berkarya ini semakin hari popularitas serta elektabilitasnya makin makin meninggi. Berasal bukan dari keluarga politisi, namun percaya diri maju membawa aspirasi kaum pedagang kecil di kawasan Pasar Ibuh Kota Payakumbuh.

Pria yang sehari harinya adalah sebagai buruh di Rumah Potong Hewan (RPH) sejak tahun 1983 silam ini, punya mimpi besar menjadikan kawasan Pasar Ibuh bukan lagi hanya semata mata tempat transaksi jual beli secara tradisonal belaka.

Iklan
Loading...

Namun Hendri Asenk bermimpi merubah kawasan Pasar Ibuh dari sentra pasar tradiosional menuju kawasan sentra pasar wisata.

Lalu hoax kah mimpi itu ?, ataukah hanya angan angan belaka dari seorang tugang jagal daging sapi di RPH dan hanya demi memenuhi ambisinya untuk maju dan merebut salah satu kursi legeslatif di DPRD Kota Payakumbuh?

Ternyata tidak, Menurutnya, itu sangat bisa diwujudkan dengan syarat serta catatan semua mau bekerja dengan serius demi untuk semua, tukuk Hendri Asenk.

Lebih jauh dirinya menjelaskan jika kawasan pasar Ibuh lokasinya berdekatan dengan taman jembatan Ratapan Ibuh Kota Payakumbuh. Selama ini azaz pemanfaatan salah satu peninggalan sejarah NKRI (Jembatan Ratapan Ibu) itu belum terlalu dimaksimalkan oleh Pemko.

Padahal Jembatan Ratapan Ibu kalau dilihat dari sisi historis maupun eksotis, luar biasa dahsyatnya. Sejarah menceritakan bagaimana para Bundo Kanduang di Payakumbuh pada zaman pergerakan Kemerdekaan merelakan putra putra mereka menjadi tumbal kekejaman para penjajah.

Para putra terbaik Payokumbuah yang saat itu masih bernama Luhak Limopuluah dibantai dan ditembak diatas aliran Batang Agam oleh Belanda demi tetap bersikukuh bertahan menolak untuk bekerja sama dengan penjajah kala itu.

Nah, menurut Hendri Asenk sekelumit cerita sejarah diatas tentang histori jembatan ratapan ibu jika ini dikemas dalam bentuk paket wisata oleh Pemko, maka diyakini potensi ini akan bisa menyaingi Jam Gadang maupun Lobang Jepang di Bukitinggi, paparnya optimis.

Sementara disegi eksotis, menurut Hendri Asenk Lagi, aliran air batang agam dengan riak air terjun kecilnya tepat dibawah jembatan jika disulap dengan memakai trik pencahayaan atau lighting di titik seluncuran air yang mengalir dibawah jembatan mempunyai pesona yang sangat dahsyat dan mampu menyedot pengunjung baik lokal maupun luar daerah untuk bersantai di malam hari di kawasan taman Jembatan Ratapan Ibu.

Bahkan sangat dimungkinkan di areal taman di dalam aliran Batang Agam untuk dibuat pentas terapung yang akan menjadi lokasi pementasan seni bagi para generasi muda Kota Payakumbuh.

Payakumbuh juga dimungkinkan bisa menjadikan aliran batang agam dengan menyulapnya sebagai tempat rekreasi lokasi sepeda air bagi anak anak yang berlibur di sekitar areal taman, ungkapnya lagi.

” Mimpi itu bisa terwujud jika kita mau bangkit dan bekerja secara nyata,” tandas Hendri Asenk.

Dirinya yakin jika hal itu terwujud, maka perekonomian masyarakat sekitar akan terdongkarak. Para petugas parkir, pedagang, kopi , pedagang kuliner, maupun pedagang suvenir diyakini akan mendapatkan incom yang cukup lumayan dengan adanya azas kemanfaatan taman jembatan ratapan Ibu.

Dengan tercapainya target tersebut, tentu saja juga kawasan pasar Ibuh yang tadinya hanya terpatri pada sentra transaksi pasar tradisional secara otomatis akan berubah menjadi kawasan pasar wisata yang tentu saja akan meningkatkan Pendapan Asli Daerah ( PAD), papar Hendri Asenk.

Berangkat dari mimpi itulah maka dirinya berani untuk maju menjadi caleg dan berlabuh di Partai Berkarya dapil Payakumbuh Barat demi berkarya dan menjadikan Payakumbuh termasuk Kota yang memiliki icon wisata yang diperhitungkan.

Bagi Hendri Asenk, untuk mewujudkan mimpinya serta mimpi warga Payakumbuh itu, maka tidak ada cara lain selain harus masuk ke dalam sistem pemerintahan melalui jalur legeslatif, tutupnya mengakhiri pembicaraan. (aa)

Loading...
Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here