Gadis Keterbelakangan Mental Warga Kabupaten Solok Hamil 6 Bulan, Pelaku Ayah Tiri Sendiri

gambar ilustrasi

SUMBARTIME.COM-Seorang gadis keterbelakangan mental berinisial RDS (22) warga Jorong Krakatau, Nagari Limau Lunggo, Lembayang Jaya, Kabupaten Solok, harus merana akibat ulah bejat ayah tirinya.

Gadis malang itu kini dalam kondisi hamil 6 bulan akibat diperkosa dan digauli oleh ayah tirinya inisial Z (44) beberapa kali sejak medio Agustus 2019 hingga Februari 2020.

Iklan

Peristiwa memalukan dan memiriskan tersebut pertama kali menimpa korban terjadi di dalam rumah mereka sendiri. Saat itu korban yang sedang mandi di intip oleh ayah tirinya yang baru pulang dari ladang.

Pelaku yang saat itu tak kuat melihat tubuh korban dan didukung oleh suasana sepi langsung merangkul dan menyeret korban ke tempat tidur. Korban yang menderita penyakit keterbelakangan mental hanya bisa diam dan pasrah ketakutan saat dicabuli oleh ayah tiri bejatnya tersebut.

Usai melancarkan napsu setannya, kepada korban pelaku berpesan dan mengancam agar peristiwa itu tidak boleh diceritakan kepada siapa saja. Korban yang ketakutan hanya bisa diam dan menuruti perintah pelaku.

Selanjutnya, merasa kecanduan, akhirnya korban menjadi budak napsu bejat pelaku hingga perbuatan cabul itu terjadi beberapa lagi sampai medio Februari 2020.

hari pun berjalan, Medio Maret 2020, ibu kandung korban yang tak lain merupakan istri pelaku merasa curiga melihat perut anaknya semakin lama semakin membesar, dirinya membawa anaknya untuk dilakukan pemeriksaan medis. Setelah dilakukan pemeriksaan ternyata korban telah hamil dengan usia kandungan 6 bulan.

Karena penasaran sang ibu membujuk dan menanyai korban, siapa pelaku dan ayah dari jabang bayi tersebut.

Dengan polos korban menceritakan penyebab perutnya membesar dan mengatakan siapa pelakunya. Setelah dilakukan pemeriksaan ternyata korban telah hamil dengan usia kandungan 6 bulan Bak mendengar petir di siang bolong, sang ibu menjadi marah dan murka hingga melaporkan pelaku ke polisi.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Solok AKP Akhmad Deny Hamdani membenarkan laporan dari pihak keluarga korban. Menurutnya setelah menerima laporan, polisi langsung mencari pelaku dan mengamankannya.

Pelaku ditangkap di rumahnya sendiri pada Senin (11/3) malam. Saat dilakukan pemeriksaan pelaku pun mengakui perbuatannya tersebut, paparnya mengatakan. (tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here