Ancam Sebar Foto Seksi Korban di Sosmed, Pelaku Pemerasan di Solsel Ditangkap Tim Jardit

pelaku pemerasan ditangkap tim Jardit

SUMBARTIME.COM-Tim Hajar Bandit (Jardit) Reskrim Polres Solok Selatan meringkus seorang pria pelaku kejahatan tindak pemerasan berinisial YZ (34), Senin (11/3) malam.

Pelaku pemerasan warga Solok Selatan itu ditenggarai telah melakukan dugaan pemerasan dengan ancaman menyebar foto vulgar korban jika tidak diberi upeti tiap bulan, papar Kasatreskrim Polres Solok Selatan Iptu M Arvi, menuturkan.

Iklan

Adapun korban berinisial DN. Kepada korban pelaku meminta uang upeti sebanyak Rp 200 ribu tiap bulan kepada korban. Jika permintaan tidak dituruti, maka pelaku akan mengancam menyebarkan foto foto seksi korban yang tersimpan di file ponselnya ke sosial media.

Peristiwa bermula dari pelaku yang membeli sebuah Blackberry di kawasan Alahan Panjang, Kabupaten Solok pada Tahun 2016, silam. Saat itu di blackbery tersebut ditemukan oleh pelaku foto foto vulgar korban.

Selanjutnya pelaku mencari identitas pemilik foto foto tersebut, hingga pada Tahun 2018, dirinya berhasil mendapatkan identitas korban melalui aplikasi facebook.

Melalui akun media sosial itulah pelaku menghubungi korban dan melakukan chatting yang intinya ingin melakukan pemerasan dengan sistem transferan dengan ancaman akan menyebarkan foto foto korban.

Awalnya korban sempat menghindar dari buruan pelaku dengan mematikan akun facebooknya tersebut. Namun kembali pelaku menemukan akun barunya dan mengulangi kembali ancamannya tersebut.

Karena tak bisa menghindar lagi, korban pun sempat mengikuti kemauan pelaku dan mengirimkan uang melalui transferan tiap bulan dengan total Rp 4,2 juta sepanjang April 2018 hingga 2020.

Namun Merasa tertekan terus menerus, korban pun melaporkan ancaman tersebut kepada polisi pada 2 Maret 2020 kemaren. Berasarkan l,aporan ke polisi tersebut, aparat langsung bergerak dan menyelidiki keberadaan pelaku dan berhasil menangkapnya.

Pelaku diancam dengan Undang Undang ITE karena melakukan pemerasan melalui sosial media, papar, M Arvi menjelaskan. (tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here