SUMBARTIME.COM-Otak dari kawanan rampok dengan modus mobil travel yang meresahkan warga Sumbar sejak beberapa waktu belakangan ini berhasil diringkus polisi.
Pelaku inisial MM (34) asal Dumai, Riau, ditangkap pada Sabtu (13/2) pagi hari sekira pukul 07.00 WIB, oleh Tim Opsnal Reskrim Polres Padang Pariaman, di kawasan Salimpauang, Tanah Datar.
Sebutir peluru terpaksa di doorkan polisi dan bersarang di kaki salah satu rampok tersebut hingga terkapar tak berkutik. Pelaku mencoba hendak kabur saat dilakukan pengembangan kasus, sewaktu berada di jalan raya.
Dari informasi Reskrim Polres Padang Pariaman, melalui Kasatreskrim AKP Ardiansyah Rolindo Saputra, menerangkan 1 dari 4 pelaku kawanan rampok dengan modus mobil travel atas inisial MM berhasil diringkus.
Pelaku bersama 3 komplotan lainnya yang terbilang cukup sadis tersebut, dalam aksi bandit jalannya, terakhir kali berhasil merampok seorang wanita pensiunan PNS, bernama Megawati (62) warga Kelurahan Batang Kabung Padang.
Saat itu korban yang sedang menunggu angkutan travel di kawasan Batang Anai Ketaping, tanpa sadar masuk perangkap oleh komplotan rampok tersebut dengan menawarkan tumpangan menuju kawasan Pandai Sikek.
Ketika korban baru saja naik ke atas mobil yang disangkanya angkutan travel, hanya beberapa saat saja mobil melaju, tiba tiba seorang penumpang pria yang berada di bangku belakangnya, langsung mendorong korban hingga korban tersendak ke bagian kursi depan. Selanjutnya penumpang pria yang berada di samping korban langsung menutupi wajah dan mulut korban.
Dalam kondisi tidak berdaya tersebut, semua harta korban yang berharga seperti ponsel merek samsung, uang kontan Rp.1.500.000, cincin 3 emas, kartu ATM BRI beserta seluruh isi rekeningnya berjumlah Rp 2 Juta dikuras habis oleh komplotan rampok dengan terlebih dahulu memaksa korban memberikan nomor pin nya disertai ancaman akan dibunuh.
Puas menguras semua harta benda korban, kawanan rampok menurunkan pelaku di jalanan, dan langsung kabur melarikan diri.
Penangkapan pelaku berawal dari pihak kepolisian berhasil melacak nomor ponsel salah satu korban yang dijual pelaku di kawasan Sungai Penuh Jambi.
Saat polisi berhasil melacak dan menemui si pembeli ponsel hasil rampokan MM cs, pelaku yang saat itu berada di Sungai Penuh, berhasil kabur dan melarikan diri menuju Sumbar, tepatnya Tanah Datar. Selanjutnya pelakupun sempat kembali kabur menuju Dumai, Riau, dan pada Jumat (12/2) di dapat info jika pelaku kembali ke Sumbar.
Tak ingin buang waktu, Reskrim Polres Padang Pariaman, langsung melakukan pengintaian dan perburuan. Setelah didapat info pasti keberadaan pelaku di kawasan Salimpauang Tanah Datar, polisi langsung bergerak menangkapnya.
Dari pengakuan MM, selain merampok Megawati, mereka sebelumnya juga telah lebih dahulu melakukan aksi yang sama terhadap dua orang korban lainnya lagi. Salah satu korban mereka lainnya yakni Nurlela, guru MAN 1 Padang Pariaman.
Adapun dalam melancarkan aksi rampoknya dengan modus berpura pura sebagai angkutan travel, para pelaku menyewa mobil jenis avanza. Selain itu menurut pengakuan MM, 3 orang komplotannya dalam melakukan aksi, 2 orang ria warga asal Dumai, Riau, dan seorang wanita asal Kota Padang.
MM juga mengaku selain berperan sebagai otak perampokan, dirinya juga berperan sebagai pembawa mobil saat melancarkan aksi bandit jalananya, papar Ardiansyah, menerangkan. (jo)




















