Ditengah Booming Tanaman Hias, Maling Bunga Marak Terjadi

gambar tanaman hias

SUMBARTIME.COM-Di masa masa Pandemi Covid-19 ini, para pecinta tanaman hias melonjak tajam. Komunitas pecinta bunga tanaman hias terkhusus jenis Aglonema, Caladium dan jenis Monstera meningkat tajam, tidak terkecuali di Payakumbuh dan sekitarnya.

Seperti jenis Monstera atau yang lebih booming disebut bunga “Janda Bolong”, harganya saat ini fantastis. Satu pot tanaman hias ini bisa dijual sampai Rp100 juta.

Iklan

Tanaman ini kerap kali dijadikan tanaman penghias atau dekorasi rumah untuk menghadirkan kesan minimalis yang asri. Tak heran banyak yang memburu jenis tanaman hias ini.

Namun sayangnya, sejak tanaman hias booming ditengah masa Pandemi Covid-19, banyak tangan tangan jahil tak bertanggung jawab memanfaatkan situasi demam bunga tersebut.

Di Payakumbuh dan sekitarnya, tak sedikit warga yang menjerit, tetiba tanaman hias yang mereka rawat dan tanam di dalam pot sekitar halaman pekarangan mereka, hilang dan raib dicuri orang tak dikenal.

Amelia (34) warga salah satu komplek perumahan kawasan Payakumbuh Barat, Sabtu (26/9) pagi, harus ngenes dan merana. Dia kehilangan tanaman hiasnya yang dia tanam dan diletakan di teras rumahnya.

Tidak tanggung tanggung, 3 pot tanaman hias jenis Calidium Red miliknya hilang dan diduga digondol maling. Menurutnya Maling itu beraksi diduga pada malam hari.

” Pagi saat ingin membersihkan halaman teras berantakan penuh tanah. Caladium Red saya dicabut orang dari pot,” tuturnya galau.

Saat ini ibu muda itu terpaksa gigit jari. Ratusan ribu Rupiah hingga mencapai sejutan lebih uangnya hilang, jika mematok harga pasaran bunga hias miliknya tersebut yang digondol orang tak dikenal.

Maraknya aksi pencurian tanaman hias di rumah rumah warga, bukan saja terjadi di Payakumbuh. Tapi di beberapa kawasan derah Kabupaten Limapuluh Kota juga terjadi.

Bahkan para maling tanaman hias ini tidak segan segan memanjat pagar halaman rumah warga. Seperti salah satu pengakuan dari seorang komunitas pecinta tanaman hias khususnya Aglonema, bernama Adi (41).

Menurutnya beberapa hari yang lalu, masih di Bulan September 2020 ini, dirinya juga kehilangan satu pot bunga Aglonema jenis Red. Satu pot bunga yang dia taruh di samping teras rumahnya, hilang digondol maling. Padahal menurutnya, telah ada yang menawar bunganya tersebut dengan Rp 275.000- perhelai, ungkapnya ngenes.

Padahal pagar rumah cukup tinggi dan cahaya penerangan cukup lumayan, tapi yang namanya lagi apes gimana lagi, ungkapnya.

Ke depan tuturnya lagi, dia harus lebih berhati hati dan waspada dalam memelihara tanaman hias. Dirinya tidak ingin kehilangan untuk yang kedua kali, pungkas Adi. (rd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here