Diduga Menolak Rujuk, IRT Muda Warga Solok Selatan ini Tewas Ditikam Mantan Suami

Gambar Ilustrasi
Iklan border=

SUMBARTIME.COM-Terlibat cekcok dan diduga menolak permintaan rujuk seorang rumah tangga (IRT) muda bernama Resti Nova (20) warga jorong Mudiak Lolo Timur, Nagari Sako Pasir Talang, Sei Pagu, Solok Selatan, tewas ditikam oleh mantan suaminya inisial MB (23), Senin (1/10) malam sekira pukul 21.45 WIB.

Korban tewas bersimbah darah setelah sempat dilarikan oleh pihak keluarga ke RSUD Solok Selatan. Dalam perjalanan menuju rumah sakit, korban menghembuskan nafas terakhirnya karena banyak kehabisan darah.

Iklan border=
Loading...

Menurut Kapolres Solok Selatan AKBP  Imam Yusdianto, melalui Kapolsek Sungai Pagu AKP Henwel, kepada awak media menyebutkan korban tewas dengan tubuh mengalami luka tusukan di bagian perut dan dadanya.

Saat ini pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap pelaku dengan dibantu unit K9 Cakal Polda Sumbar bersama dua ekor anjing pemburu jejak. Diperrkirakan pelaku kabur masuk ke dalam hutan kebut karet warga, paparnya, Selasa (2/10) sore.

Sementara itu, dari hasil rangkuman kejadian yang berhasil dikumpulkan, peristiwa terjadi bermula saat pelaku “BM” yang merupakan mantan suami korban datang ke rumah korban, pada Senin (1/10) malam. Namun detik kejadian mereka terlibat cekcok di depan pintu rumah. Tak lama kemudian pihak keluarga mendengar pekikan serta erangan kesakitan korban dari dalam rumah.

Saat dihampiri, kondisi korban sudah dalam sempoyongan dengan perut luka mengeluarkan darah. Korban masih sempat mengatakan kalau saja dirinya ditusuk dengan sebilah pisau oleh pelaku. Sementara, pelaku usai melakukan tindakan biadapnya, langsung kabur melarikan diri  menembus gelapnya malam.

Oleh pihak keluarga, korban sempat dilarikan menuju rumah sakit, namun diduga karena kehabisan darah, korban meninggal dalam perjalanan.

Menurut keterangan dari pihak keluarga korban, sejak mereka berpisah, pelaku juga sering datang mengunjungi rumah korban kawasan Mudiak Lolo Timur. Pelaku sering datang ke rumah korban dengan alasan melihat anaknya yang masih berusia balita.

Kepada pihak keluarga korban, pelaku sempat mengatakan ingin rujuk dan kembali membina hubungan rumah tangga kepada korban. Namun menurut pengakuan korban kepada keluarga, dirinya menolak untuk hidup bersama pelaku.

Sementara, usai menghabisi nyawa korban, pelaku sempat dikepung oleh beberapa warga saat tertidur di rumah kontrakannya kawasan Jorong Lasung Batu, pada Selasa (2/10) subuh. Namun pelaku yang berbadan cukup kekar tersebut berhasil kabur setelah sebelumnya sempat melukai dua orang warga. (ast)

. . . .
Loading...
Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here