SUMBARTIME.COM-Warga Jorong Pekonina, Nagari Pekoni Alam Pauh Duo, Solok Selatan (Solsel), digegerkan dengan temuan seorang remaja pria bernama NS (18), telah tergantung kaku dengan seutas tali plastik di depan pintu kamarnya.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat (3/7) siang sekira pukul 10.30 WIB. Diduga korban melakukan bunuh diri. Dari hasil pemeriksaan tim Inafis Polres Solok Selatan, ditubuh korban tidak ditemukan tanda tanda kekerasan.
Dari informasi yang berhasil dikumpulkan, orang yang pertama kali melihat korban tegantung kaku dalam kondisi tewas tidak bernyawa, adalah ibu kandungnya bernama Asni (35)
Saat itu Asni yang baru pulang usai bekerja di Sungai Sungkai, Nagari Sungai Kunyit, Kecamatan Sangir Balai Janggo, merasa heran pimtu rumah tidak terkunci dari dalam.
Selanjutnya dirinya masuk ke dalam rumah. Namun alangkah kagetnya dirinya kala melihat anaknya telah tergantung kaku di depan pintu kamar dengan seutas tali plastik. Kontan saja menyaksikan hal tersebut, Asni langsung berteriak histeris sehingga mengundang tetangga sekitar datang ke rumahnya.
Selanjutnya aparat dari Polsek Sungai Pagu, datang ke lokasi melakukan penyelidikan. Dari informasi lainnya menyebutkan, korban diduga nekad melakukan aksi bunuh diri akibat kecewa tidak dibelikan paket data internet oleh orang tuanya. Menurut warga sekitar, korban dalam kesehariannya sering hanya berkurung diri di dalam kamar dan jarang keluar rumah.
Sementara itu, Kapolsek Sungai Pagu, AKP Elfi Indra, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, dari hasil pemeriksaan polisi tidak ditemukan adanya tanda tanda kekerasan fisik di tubuh korban. Selain itu dari hasil pemeriksaan tim medis, ditemukan tanda tanda gantung diri seperti keluarnya air mani, keluarnya feses dari anusnya, serta lidah terjulur.
Untuk itu pihak Kepolisian menyimpulkan jika korban murni melakukan bunuh diri, paparnya menjelaskan. (rk)





















