Demi Main Game Online, Pemuda di Payakumbuh ini Nekad Kupak dan Congkel Kotak Mesjid Kampungnya

gambar ilustrasi

SUMBARTIME.COM-Seorang pemuda inisial VO (32) alias Viko, warga Kelurahan Sicincin, Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh, ditangkap dan diamankan warga bersama Bhabinkamtibmas, Kamis (3/9).

Dirinya ditangkap, atas aksinya yang mengupak dan mencongkel kotak infak Mesjid Darul Hikmah, yang berlokasi di Sicincin tersebut, terekam dalam kamera CCTV. Usai ditangkap pelaku langsung di bawa ke Polsekta Payakumbuh untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Iklan

Informasinya Menurut Kapolsek Kota Payakumbuh, AKP Julianson menjelaskan, pelaku yang sehari hari merupakan seorang pengangguran tersebut, nekad melakukan aksi pencongkelan kotak infak mesjid, pada Kamis 3 September 2020, dini hari sekira pukul 01.00 WIB.

Dari hasil rekaman CCTV pelaku terlihat masuk ke dalam mesjid dengan cara memanjat pagar serta mencongkel jendela mesjid dengan menggunakan sebilah parang. Saat pelaku berhasil masuk, selanjutnya, dirinya langsung menuju kotak infak dan masih dengan sebilah parang, dirinya mencongel dan membukak paksa kotak infak yang berisikan uang pecahan rupiah, senilai 173 ribu.

Setelah dirinya menggasak dan menguras habis isi kotak infak, pelaku meletakan benda tersebut di sudut ruangan TPA Mesjid dan selanjutnya pergi meninggalkan lokasi.

Sementara itu, beberapa jam kemudian, petugas mesjid yang bersiap siap hendak menyelenggarakan ibadah Sholat subuh, kaget ketika tidak menemukan kotak infak di dalam ruangan mesjid. Setelah dilakukan pencarian, kotak tersebut di temukan di sudut ruangan dalam kondisi rusak.

Merasa penasaran, drinya membuak rekaman CCTV Mesjid. Selanjutnya terlihat dengan jelas diri pelaku melancarkan aksi pencongkelan kotak infak.

Pada pagi harinya, petugas dan pengurus mesjid, melaporkan dugaan pencurian dan pencongkelan kotak Mesjid kepada Bhabinkamtibmas setempat. Oleh Bhabin dan masyarakat Sicincin, pelaku diamankan dan diserahkan ke Polsek Kota Payakumbuh, sekaligus langsung membuat laporan polisi dengan Nomor LP/K/56/IX/2020/sekta, Tanggal 03 September 2020.

Ditambahkan Julianson, jika aksi pelaku nekad mencongkel kotak infak mesjid, lantaran kecanduan main game online. Rencanaya uang dari hasil mengupak kotak infak tersebut digunakan untuk main game PUBG.

Dan dari hasil pemeriksaan polisi, jika pelaku juga pernah berurusan dengan hukum dalam kasus pencurian pada Tahun 2016 silam, tutupnya mengatakan. (rd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here