Cekcok Sesama Sopir Truck CPO di Kota Padang, Satu Nyawa Melayang

Dua sopir truck tersangka penganiayaan dan pengeroyokan

SUMBARTIME.COM-Cekcok akibat persoalan antrian kendaraan, seorang sopir pengangkut minyak sawit (CPO), bernama Fadli (35) dikeroyok dan dianiaya oleh sesama sopir, Rabu (9/9) sekira pukul 14.15 WIB.

Akibatnya korban harus mengalami luka serius di bagian kepala akibat dihantam dengan sepotong balok kayu. Tragisnya setelah sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit, nyawa korban tidak tertolong dan tewas pada malam harinya.

Iklan

Peristiwa yang membuat satu nyawa melayang itu terjadi di Kota Padang. Menurut Kapolresta Padang AKBP Imran Amir, Jumat 11 September 2020, menjelaskan peristiwa pengeroyokan dan penganiayaan terhadap korban bernama Fadil, berlokasi di Jalan Bypass Kelurahan Parak Gadang, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, atau tepatnya samping gudang PT KAO.

Adapun kedua pelaku merupakan adik kakak, sesama sopir CPO, yakni masing masing, Fa (37) warga Tepi Air Pasa Mudiak, Kelurahan Pamancuangan, Kecamatan Padang Selatan, dan Hd (29) warga Kelurahan Banuaran, Kecamatan Lubuk Begalung, Padang.

Motif peristiwa terjadi menurut Imran Amir, hanya kasus sepele soal antrian kendaraan truck CPO. Pelaku sakit hati terhadap korban yang menghapus antrian kendaraannya, sehingga terlibat cekcok dan berjung pada penganiayaan yang merenggut nyawa.

Adapun peran pelaku Fa adalh memukul kepala korban dengan balok, sementara Hd berperan memegangi bahu korban.

Atas laporan peristiwa tersebut, tidak sampai 24 jam Reskrim Polresta Padang, berhasil menangkap kedua pelaku di lokasi yang berbeda. Pelaku Fa ditangkap di Depan SPBU Tanjuang Saba Pitameh, Lubuk Begalung. Sementara Hd ditangkap di Kurai Taji, Kota Pariaman.

Saat ini kedua pelaku bersama barang bukti sudah diamankan di Mapolresta Padang, dan telah ditetapkan sebagai tersangka, papar Imran Amir, menjelaskan. (dei)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here