Bocah 5 Tahun, Di imingi Dengan Permen Dibawa Kabur dari Jakarta Dan Dipaksa Mengemis di Pantai Gondoriah Pariaman

Pelaku penculikan

SUMBARTIME.COM-Seorang bocah wanita berusia 5 Tahun berinisial PA warga asal Kebon Kacang Tanah Abang Jakarta diculik dan dilarikan oleh seorang pria asal Kabupaten Padang Pariaman inisial H (37) yang sehari hari bekerja sebagai pedagang asongan di Ibukota.

Ironisinya, setelah sempat berhasil menculik dan melarikan PA hingga ke Pariaman, Sumatra Barat, pelaku langsung mengeksplotasi bocah malang tersebut dengan dipaksa untuk mengemis kepada para pengunjung pantai Gondoriah, Jumat (20/07).

Iklan
Loading...

Warga sekitar yang sempat curiga melihat gelagat pelaku dan korban, langsung bertanya kepada korban terkait hubungan antara dirinya dengan pelaku. Sang bocah yang masih polos kepada warga mengaku jikalu pelaku adalah pamannya.

Mendengar pengakuan polos korban warga langsung curiga kepada pelaku dikarekan pelaku sendiri sempat mengatakan jika korban adalah anak kandungnya sendiri selama tinggal merantau di Jakarta.

Atas inisiatif warga lainnya, mereka menahan korban serta pelaku dan langsung menghubungi Polres Pariaman. Tak lama kemudian polisi yang dihu bungi warga langsung tiba ke lokasi dan mengamankan pelaku serta korban.

Dari keterangan awal pelaku kepada pihak kepolisian selalu berbelit belit hingga membuat  aparat curiga sehingga dilakukan penyelidikan yang lebih itensif. Dari situlah terkuak jika bocah yang di paksa untuk mengemis di pantai  Gondoriah Pariaman adalah korban penculikan pelaku.

Selanjutnya pihak Polres Pariaman langsung menghubungi Polsek Metro Tanah Abang dan berkoordinasi, terkait adanya dugaan penculikan anak bawah umur tersebut. Dari hasil koordinasi dipastikan jika benar H telah membawa kabur PA dari tempat tinggalnya kawasan Kebun Kacang Tanah Abang, Jakarta, beberapa hari yang lalu.

Tak ayal pelaku  serta korban langsung dibawa ke Polsek Metro Tanah Abang Jakarta.

Terpisah, Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Lukman Cahyono, kepada kontrobutor awak media membenarkan adannya kasus bocah asal Kebon Kacang, Tanah Abang tersebut. Menurutnya pelaku menculik korban dan di larikan ke Pariaman, Sumatra Barat, dengan iming iming permen serta makanan ringan.

Sebelumnya pelaku yang berjualan di Stasiun Tanah Abang cukup mengenal keluarga korban. Korban yang tiap hari menitipkan gerobak asongannya di depan rumah nenek korban yakni Sukana (55).

Saat membawa kabur korban, pelaku mengiminginya dengan permen, selanjutnya dengan menggunakan kereta api pelaku membawa kabur korban ke Merak. Selama 9 hari perjalanan mereka dari Jakarta hingga Pariaman Sumatra Barat, bocah malang itu selalu dipaksa mengemis oleh pelaku setiap kali mereka singgah di kota perhentian.

Saat ini pelaku sudah kita amankan di Mapolsek Metro Tanah Abang dan dijerat dengan Pasal 83 UU No 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman pidana tiga tahun penjara, pungkasnya mengatakan. (tim)

 

Loading...
Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here