Bobol Tabungan PNS Rp 75 Juta, Seorang Honorer Kantor Lurah di Kota Padang Diringkus Polisi

gambar ilustrasi

SUMBARTIME.COM-Seorang Tenaga Hororer yang bekerja di Kantor Lurah Limau Manis Selatan, Kawasan Kecamatan Pauh, Kota Padang, inisial FFZ (36) diringkus Ditreskrimsus Polda Sumbar, pada 13 Agustus 2020, kemaren.

Pasalnya, tenaga horor tersebut diduga telah melakukan tindak pidana pembobolan tabungan seorang korban berinsial Y (56) salah seorang PNS yang bekerja di Pemko Padang.

Iklan

Y telah kehilangan uang tabungannya di Bank Nagari sebesar Rp 75 Juta akibat dibobol dan dikuras FFZ.

Kasatreskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda, Selasa (18/8) membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, pelaku ditangkap tim Ditreskrimsus Polda Sumbar, di kawasan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh,  berdasarkan laporan polisi nomor LP/425/B/VIII/2020/SPKT unit III tanggal 13 Agustus 2020.

Akan Tetapi walaupun yang menangkap Ditkreskrimsus Polda Sumbar, namun untuk penanganan dilimpahkan ke Polresta Padang, bebernya.

Dijelaskan, kronologi berawal pada Rabu 12 Agustus 2020, siang hari sekira pukul 15.00 WIB, pelaku menemukan sebuah dompet yang terjatuh milik korban di lingkungan tempatnya bekerja, Kantor Lurah Limau Manis, Selatan. Di dompet tersebut pelaku menemukan buku tabungan milik korban.

Namun bukannya mengembalikan dompet kepada empunya, pelaku malah memanfaatkan momen itu untuk menguras isi tabungan yang nominalnya cukup menggiurkan tersebut dengan nilai Rp 75 Juta.

Bahkan untuk meyakinkan dan mengelabui pihak Bank, pelaku membawa seorang wanita berumur memalsukan tanda tangan korban, sehingga kemudian uang berhasil dicairkan.

Sementara itu usai pelaku menarik dan mencairkan uang, di tempat terpisah korban menerima notifikasi sms Banking Bank Nagari jika dirinya telah mencairkan tabungannya dengan 3 kali tarikan dengan total Rp 75 Juta.

Kaget menerima notifikasi terkait dirinya telah mencairkan tabungannya, korban langsung menghubungi pihak Bank Nagari dan mengatakan jika dirinya tidak pernah mencairkan uang tabungannya. Bahkan korban menjelaskan jika dirinya telah kehilangan dompet dan buku tabungannya.

Selanjutnya oleh pihak Bank, korban diberikan identitas foto si penarik beserta kendaraan yang digunakan berdasarkan hasil rekaman CCTV.

Atas informasi dari pihak Bank tersebut, korban langsung melaporkan peristiwa tersebut ke polisi, hingga kasus terbongkar, jelas Rico.

Saat itu pelaku sudah diamankan besrta barang bukti yakni satu unit buku tabungan Sikoci Bank Nagari Cabang Pembantu Bandar Buat dengan nomor Rekening 1009.0210.00040-8 atas nama Yelza, satu unit buku tabungan Bank Mandiri atas nama Yelza, dua lembar photocopy KTP atas nama Yelza.

Satu unit sepeda motor Scoopy warna merah putih nomor polisi BA 5793 OR milik pelaku yang digunakan saat melakukan aksinya serta uang kontan senilai Rp 48.800.000, paparnya lagi. (dei)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here