Sumbartime.com,- Sabtu,7/1/22.
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat menutup jalur pendakian ke Gunung Marapi.
Ditutup nya jalur pendakian ke kawasan tersebut akibat terjadinya erupsi sekitar pukul 06’00 WIB.
Dari informasi Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Marapi, letusan menimbulkan kolom abu 300 meter di atas puncak atau 3.191 meter dari permukaan laut.
Gunung Merapi yang berada pada dua kabupaten yakni kabupaten Agam dan Tanah Datar provinsi Sumbar ini sejatinya jadi favorit bagi pencinta alam apalagi saat akhir pekan.
Semburan berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah tenggara. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 13.4 mm dan durasi ± 45 detik.
“TWA Gunung Marapi ditutup sampai batas yang belum ditentukan,” demikian pernyataan resmi BKSDA lewat Instagram resminya.
Saat ini Gunung Marapi berada pada Status Level II (Waspada). Masyarakat sekitar Gunung Marapi dan pengunjung atau wisatawan tidak diperbolehkan mendaki pada radius 3 kilometer dari kawah atau puncak.
Sumbartime.com,- Setiap Waktu Bernilai Informasi. (alex)

















