Biadab, Pelajar Madrasah Aliyah di Pekanbaru ini Dirampok, Dibunuh dan Dibakar

lOKASI TEMPAT PENEMUAN TULANG BELULANG PELAJAR MADRASAH ALIYAH

SUMBARTIME.COM-Warga Jalan Sido Rukun Ujung, Kelurahan Bandar Raya, Payung Sekaki, Pekanbaru, Riau, dikagetkan dengan penemuan tulang belulang di pembakaran sampah pelepah sawit halaman rumah warga, Senin (1/10) siang.

Penemuan tulang belulang manusia itu menggegerkan warga dan langsung melaporkan kejadian tersebut kepada polisi. Dari hasil penyelidikan polisi, terungkap jika tulang belulang yang ditemukan oleh warga itu berasal dari tubuh seorang Siswa pelajar Madrasah Aliyah, Rizky Aprianto (20).

Iklan

Pelajar yang sempat dinyatakan hilang kurang lebih selama 20 hari ternyata menjadi korban perampokan dan pembunuhan oleh seorang pelaku yang berhasil ditangkap pada keesokan harinya, Selasa (2/10) dengan inisial MJ bin Jamil (36). Sadisnya, oleh pelaku korban tidak hanya cukup dibunuh saja, namun setelah korban tewas, pelaku juga membakar jasad korban dengan alasan mengilangkan jejak dan bukti.

Menurut Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto didampingi Direktur Direskrimum Kombes Pol Hadi Purwanto, dalam konferensi pers, (3/10), menyebutkan, jika tulang belulang yang ditemukan itu atas nama Rizky Aprianto seorang pelajar di Madrasah Aliyah Al Fajar. Korban di rampok oleh pelaku MJ bn Jamil.

Selain merampok barang milik korban berupa satu unit ponsel dan satu unit sepeda motor jenis Yamaha Yupiter, korban juga dibunuh dan jasadnya dibakar oleh pelaku di tempat sampah pelepah sawit.

Adapun kronologis kejadian bermula pada tanggal 10 September 2018 kemarin, korban yang di sekolah merasa tidak enak badan, meminta izin untuk pulang cepat. Saat dalam perjalanan pulang itulah korban di cegat oleh pelaku didepan rumahnya sendiri.

Selanjutnya oleh pelaku korban dibawa ke belakang rumah pelaku, tidak lama kemudian korban dipukul dengan menggunakan balok, sehingga menyebabkan korban langsung sekarat. Dalam keadaan sekarat barang milik korban dipreteli.

Korban yang dalam keadaan kritis dan sekarat langsung dibawa ke tempat sampah pelepah sawit oleh pelaku. Selanjutnya pelaku menimbun tubuh korban dengan pelepah sawit. Sore harinya, pelaku datang ke lokasi korban ditimbun, dan memastikan jika korban telah tewas.

Sadisnya, setelah korban dipastikan tewas, pelaku langsung membakar jasad korban dengan timbunan pelepah sawit. Usai menjalankan aksi biadabnya, pelaku langsung kabur meninggalkan rumahnya menuju kawasan Tapung.

Adapun motor milik korban dipreteli dan dijual dengan cara terpisah. Polisi yang telah mengidentifikasi keberadaan pelaku, Selasa (2/10) berhasil menangkap pelaku, papar Sunarto mengatakan. (kr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here