Begini Kronologis Pembunuhan Terhadap Warga Sijunjung Oleh 4 Awak Bus Po ALS

Korban ditemukan di rumpun pisang

SUMBARTIME.COM-Dua dari empat orang pelaku pembunuhan terhadap OK (40) warga Mudiak Motuang Jorong Guguk Nenas, Nagarian Tanjung Gadang, Kecamatan Tanjung Gadang, Kabupaten Sijunjung yang ditemukan tewas di rumpun pisang oleh warga di kawasan setempat pada Minggu (10/1) kemaren.

Kedua pelaku yang berhasil ditangkap di Kota Medan tersebut masing masing berinisial ASS (29) dan AAN (27) alias Ali dan Andi. Sementara dua orang pelaku lainnya, sampai berita ini diturunkan masih dalam pengejaran polisi.

Iklan

Hal itu dikatakan oleh Kapolres Sijunjung AKBP Andry Kurniawan, melalui Kasatreskrim AKP Abdul Kadir Jailani, Senin (18/1) siang. Menurutnya, dua orang pelaku lainnya yang identitasnya sudah dikantongi masih dalam penegejaran Kepolisian, ungkapnya.

Dalam usaha pencarian tersebut Polres Sijunjung berkoordinasi dengan Poltabes Medan, sambung Abdul Kadir Jailani lagi.

Sementara itu, kronologi kejadian bermula dari ditemukannya jasad seorang pria yang kemudian di ketahui berinisial OK yang sehari hari pedagang jagung rebus keliling tersebut di rumpun pisang kawasan Jorong Guguk Nenas, Nagarian Tanjung Gadang, Kecamatan Tanjung Gadang, Kabupaten Sijunjung oleh warga.

Oleh hasil pemeriksaan medis, diketahui korban jika jasad yang ditemukan itu merupakan korban pembunuhan dengan ditemukannya dibeberapa bagian tubuh korban bekas luka tumpul yang membiru.

Dari temuan tersebut, aparat Reskrim Polres Sijunjung langsung melakukan olah TKP dan penyelidikan sehingga didapat info jika dua hari sebelum penemuan jasad, koran terlibat bentrok dengan awak Bus PO ALS di depan rumah makan Talang Kijang, Jorong Guguak Naneh, Nagari Tanjung Gadang, Kecamatan Tanjung Gadang, Kabupaten Sijunjung.

Selanjutnya Reskrim Polres Sijunjung langsung bergerak ke kantor PO ALS di Kota Medan yang di bakup Jatrantas Poltabes Medan, dan tak lama kemudian 2 dari 4 pelaku pengeroyokan terhadap OK berhasil diringkus dan di bawa ke Mapolres Sijunjung.

Dari hasil pemeriksaan sementara, terungkap jika penyebab dari pengeroyokan oleh 4 orang awak Bus PO ALS terhadap korban berawal dari kasus kecelakaan. Saat itu motor korban tersenggol oleh Bus. Saat sedang berlangsung negoisasi terkait biaya perbaikan terjadi cekcok mulut yang berujung pada pemukulan.

Korban yang emosi langsung memukul salah seorang awak bus. Melihat salah seorang temannya di pukul, rekannya yang laon langsung mengejar korban. Salah seorang saat itu mengejar dengan besi dongkrak bus. Melihat situasi yang tidak menguntungkan korban berusaha lari menghindar ke arah belakang rumah warga.

Namun nahasnya, usaha korban untuk kabur menyelamatkan diri sia sia, saat ke emapt pelaku berhasil meringkus korban sehingga terjadilah aksi penganiayaan yang merenggut nyawa korban.

Usai membantai korban hingga tewas, para pelaku menyeret tubuhnya ke arah rumpun pisang dan menimbunnya dengan batang pisang, selanjutnya langsung pergi meninggalkan lokasi, papar Abdul Kadir Jailani. (tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here