Bea Cukai Teluk Bayur Sumbar Sita Rokok Ilegal di Kawasan Limapuluh Kota

Rokok tanpa pita cukai yang berhasil di sita bea cukai teluk bayur sumbar di Limapuluh Kota

SUMBARTIME.COM-Menyikapi maraknya peredaran rokok tanpa pita cukai alias ilegal dari berbagai merek di Kawasan Limapuluh Kota dan sekitarnya, Senin (10/09) siang pukul 13.00 WIB, Tim Opsnal Bea Cukai Teluk Bayur Sumatra barat gelar Operasi Pasar Barang Kena Cukai ( BKC).

Operasi pasar BKC yang dipimpin Agustinus Catur dan 8 tim rombongan Bea Cukai lainnya, mendatangi warung serta grosir yang terindikasi penyedia dan penyalur rokok tanpa pita cukai, di kawasan Limapuluh Kota dan sekitarnya.

Iklan

Namun diduga oprasi tersebut bocor, sehingga razia yang digelar oleh tim Bea Cukai itu kurang mendapati hasil yang maksimal. Dari  Beberapa grosir dan kedai penyedia dan penyalur rokok tanpa pita cukai yang didatangi hanya dua titik lokasi, petugas menemukan barang bukti.

Toko merek H. Ali dengan pemilik inisial EA (50) kawasan Pasar Taram, Kabupaten Limapuluh Kota, serta toko merek ZAL dengan pemilik inisial Msz (36), kawasan Kuranji Koto Tangah, Guguk LimapuluhKota. Tim Opsnal Bea Cukai Teluk Bayur Sumbar bisa menemukan barang bukti setelah sebelumnya beberapa grosir yang terindikasi menyimpan rokok ilegal.

Di dua toko serta grosiran tersebut, petugas menyita ratusan bungkus rokok tanpa pita cukai dari berbagai merek seperti, Luffman dari berbagai rasa, Coffee stik, serta rokok diduga palsu memakai merek terkenal yakni Dakar dan Sport Gold.

Rokok merek palsu

Menurut pihak Bea Cukai Teluk Bayur Sumbar, pihaknya sebelumnya mendapatkan informasi, baik dari masyarakat maupun dari beberapa pelaku yang berhasil ditangkap, jika untuk Wilayah Sumatra Barat, diduga penyalur besarnya berasal dari kawasan Limapuluh Kota.

Saat ini kami masih melakukan penyelidikan siapa mafia besar pengedar rokok ilegal yang menimbulkan kerugian negara hingga puluhan milyar rupiah yang terindikasi berasal dari wilayah Kabupaten Limapuluh Kota, paparnya.

Untuk itu dengan melakukan kegiatan operasi pasar BKC di Wilayah Limapuluh Kota dan sekitarnya, minimal kita bisa menekan kerugian negara yang ditimbulkan. Sementara rokok tanpa pita cukai dan palsu yang berhasil disita akan dibawa ke Padang sebagai barang bukti, pungkas Agustinus Catur mengatakan. (aa)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here