Sumbartime – Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di Padang Pariaman, Sumatera Barat, yang sebelumnya ditutup karena terdampak abu vulkanik dari erupsi Gunung Marapi, kini telah kembali beroperasi normal. Ditutup sejak pukul 16.00 WIB kemarin, bandara ini kembali beroperasi normal setelah upaya penanganan.
Pengelola bandara, Indrawansyah, menyatakan bahwa penerbangan telah kembali normal pada Sabtu pagi, setelah sebelumnya terdapat 15 penerbangan yang tertunda akibat penutupan sementara.
“sudah normal kembali, dan akan tetap diberangkatkan,” ujar Indrawansyah.
Material abu vulkanik dari Gunung Marapi terbawa angin hingga ke Bandara Internasional Minangkabau sekitar pukul 15.00 WIB, mempengaruhi perjalanan penerbangan pada hari Jumat.
Sebelumnya diberitakan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menginstruksikan penutupan sementara BIM sebagai langkah mitigasi akibat abu vulkanik erupsi Gunung Marapi.
Penutupan bandara dilakukan karena abu vulkanik dapat membahayakan penerbangan dan mesin pesawat terbang. Pasca-penutupan, 15 penerbangan terdampak, termasuk 2 penerbangan internasional dan 13 penerbangan domestik.(R)

















