Alamak, Pelaku Begal Driver Gojek Bukittinggi Adalah Bandit Kecil Berstatus Pelajar

dua pelaku begal digiring aparat

SUMBARTIME.COM-Terlihat wajah kuyu serta pias dua orang remaja usia belasan tahun digiring memasuki halaman Kantor Polres Agam, Kamis (2/12) siang, dengan dikawal oleh aparat berpakaian preman.

Kedua pria remaja tersebut diketahui masing masing berinisial R (17) dan H (15). Dari informasi yang diperoleh, kedua remaja tersebut masih berstatus pelajar. Terlihat wajah pucat serta kikuk saat keduanya digiring masuk ke dalam ruangan pemeriksaan.

Iklan

Namun siapa sangka, dua remaja usia belasan tahun dan terlihat lugu serta masih tercatat sebagai pelajar itu adalah para pelaku begal yang sempat menggegerkan masyarakat Sumbar terkhusus Kota Bukittingi dan sekitarnya akibat aksi sadis yang mereka lakukan pada 2 hari yang lalu di kawasan Kapau, Palembayan, Agam.

Diketahui R dan H adalah aktor pelaku pembegalan terhadap seorang driver gojek bernama Hatta (48) pada Selasa 30 November 2021 dini hari kemaren. Modusnya dengan berpura pura menjadi penumpang gojek di kawasan Pasar Banto Bukittinggi dengan tujuan Kapau Palembayan, Agam.

Namun saat di lokasi sepi kawasan Kapau, driver gojek bernama Hatta tersebut menjadi korban aksi bandit jalanan yang dilakukan kedua pelaku yang juga dibantu oleh seorang pelaku lainnya yang kini menjadi buronan polisi dengan inisial F (22).

Dalam aksi begal yang mereka lakukan terhadap korban, terkenal cukup sadis, yakni melakukan pemukulan serta menyabetkan senjata tajam ke bagian tubuh korban, sehingga membuat korban nyaris kehilangan 3 buah jarinya. Saat korban sudah dalam kondisi tidak berdaya, para pelaku langsung melarikan motor milik korban jenis Honda Revo.

Atas kejadian tersebut, keesokan siangnya warga Kota Bukittinggi dan sekitarnya menjadi geger serta gempar terkait aksi yang mereka lakukan.

Namun hanya 2 hari berselang, pertualangan kedua bandit kecil tersebut harus terhenti setelah Reskrim Polres Agam, berhasil menangkap mereka.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolres Agam, AKBP Dwi Nur Setiawan ke[pada para awak media Kamis (2/12) siang. Menurutnya dua dari tiga terduga pelaku begal berhasil ditangkap Reskrim Polres Agam. Sementara satu terduga lainnya berhasil kabur melarikan diri.

Adapun kronologis penangkapan, terduga pelaku yang pertama kali ditangkap adalah R. Dirinya ditangkap saat sedang meminta sumbangan untuk pembangunan rumah ibadah di kawasan jalan raya, Lubuk Basung- Maninjau.

Dari hasil intrograsi R ini saat itu dirinya beraksi dengan F. Namun saat aparat menuju kekedian yang bersangkutan untuk menciduknya, terduga pelaku ini berhasil kabur melarikan diri.

Sementara masih dalam nyanyian R masih ada satu lagi yang ikut membantu aksi peristiwa pembegalan sadis tersebut yakni H. Setelah mendaptkan informasi itu, polisi langsung bergerak mengamankan H yang ditangkap di kawasan Pasar Rabaa Lubuk Basung.

Setelah kedua terduga pelaku berhasil diamankan selanjutnya langsung diserahkan ke Polres Bukittinggi untuk diproses karena lokasi kejadian masuk wilayah hukum Polres Bukittinggi, paparnya. (ezi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here