Aksi Tutup Mata, Ferizal Ridwan Putus Asa ?

Aksi Tutup Mata Wabup Ferizal Ridwan CS
Aksi Tutup Mata Wabup Ferzal Ridwan CS

SUMBARTIME.COM-Sejak beberapa hari belakangan ini Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan selalu mengenakan kaca mata hitam kemana mana. Ke kantor, turun lapangan, ataupun tugas luar daerah, kaca mata hitam tidak pernah lepas menempel di wajahnya.

Tidak itu saja, bahkan ajudan serta para mantan tim relawan Wabup itu pun juga ikut ikutan kemana mana mengenakan kaca mata hitam. Tentu saja hal ini menjadi tanya besar bagi warga masyarakat Limapuluh Kota. Tidak biasa biasanya wakil Bupati ‘sarat kontroversial’ itu bersama pengikutnya dalam beberapa hari ini kaca mata hitam tak pernah lepas bertengger di wajah mereka.

Ferizal Ridwan cs
Iklan

Bahkan bukan saja di dunia nyata, dalam dunia maya pun Ferizal Ridwan cs, ramai ramai memviralkan selfie dengan memakai kaca mata dengan tagline ” Tutup Mata”.

Menjawab rasa penasaran masyarakat, Selasa (24/04) sore, awak media Sumbartime.com mendatangi rumah Dinas Wakil Bupati di Sarilamak, Tanjung Pati, terkait tagline tutup mata ala Kepala daerah limapuluh Kota yang dianggap sarat kontroversial tersebut.

Menurut Ferizal Ridwan, aksi tagline tutup mata yang dia viralkan di sosmed itu tak lain dan tak bukan karena rasa galau serta putus asa yang dia rasakan dalam beberapa minggu belakangan atas masalah kebijakan yang terjadi, paparnya.

Di jelaskan Ferizal Ridwan, dia heran dan merasa ada yang aneh tentang sikap para pejabat baik eksekutif dan legislatif yang tidak peka atas kondisi yang sedang terjadi di tengah tengah kehidupan masyarakat.

Banyak masyarakat menilai jika jalannya roda pemerintahan belum maksimal dan tidak tepat sasaran seperti apa yang diharapkan oleh warga terkait janji janji kampanye dulu, ujarnya. Ibarat orang memancing segelintir warga hanya diberi umpan dan bukan kail.

Sementara di satu sisi, warga terkesan dinina bobokan oleh janji janji manis tapi palsu oleh para politisi yang berharap agar tetap bercokol di kursi empuk mereka, lanjut Ferizal Ridwan lagi.

Namun saat dirinya mencoba berupaya mengingatkan, namun terasa sulit, tambahnya lagi tanpa menjelaskan secara rinci kesulitan seperti apa. Untuk itu, sebagai bentuk aksi atas rasa keprihatinannya, dia bersama relawannya melakukan aksi protes dengan tagline ” Tutup Mata” dengan mengimplementasikan dengan memakai kaca mata hitam, ungkap Ferizal Ridwan. (aa)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here