KPK Sita Uang Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin

- Jurnalis

Jumat, 6 November 2026 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KPK Sita Uang Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin. (Foto: Dok. CNN Indonesia)

KPK Sita Uang Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin. (Foto: Dok. CNN Indonesia)

JAKARTA, Sumbartime.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp2 miliar dari Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin, terkait penyidikan kasus dugaan korupsi proyek digitalisasi SPBU PT Pertamina tahun 2018-2023. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa penyitaan tersebut dilakukan terhadap Bobby yang saat ini berstatus sebagai saksi dalam perkara tindak pidana korupsi tersebut pada Jumat (6/11/2026) di Jakarta.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya tindakan penyitaan uang tersebut saat dikonfirmasi oleh wartawan. “Benar, dalam penyidikan perkara itu telah dilakukan penyitaan uang senilai Rp2 miliar dari salah seorang saksi, saudara BR,” ujar Budi Prasetyo di Jakarta, Jumat (6/11). Meski membenarkan angka tersebut, pihak KPK belum menjelaskan lebih lanjut mengenai asal-usul uang yang disita.

Konfirmasi Penyitaan dan Status Saksi

Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, turut mengonfirmasi langkah penyidikan yang dilakukan timnya. Sebelumnya, Bobby Rasyidin pernah dipanggil untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi pada 14 Agustus 2025. Saat itu, Bobby dimintai keterangan dalam kapasitasnya sebagai Direktur Utama PT Len Industri (Persero) periode 2021-2025, yang berkaitan dengan rangkaian pengusutan proyek digitalisasi SPBU Pertamina yang telah dimulai KPK sejak September 2024.

Perkembangan Kasus Digitalisasi SPBU

KPK sebelumnya telah menahan tiga tersangka dalam kasus ini pada 4 Agustus 2026. Ketiga tersangka tersebut adalah Elvizar, mantan Direktur Enterprise and Business Service PT Telkom Indonesia, Dian Rachmawan, serta Senior General Manager Strategic Sourcing Operation PT Telkom, Weriza. Salah satu tersangka, yakni Elvizar, juga diketahui terjerat dalam perkara dugaan korupsi pengadaan mesin EDC di PT Bank Rakyat Indonesia periode 2020-2024.

Dalam proses penyidikan, lembaga antirasuah ini terus melakukan pendalaman dengan berkoordinasi bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Koordinasi tersebut bertujuan untuk menghitung secara pasti nilai kerugian keuangan negara yang ditimbulkan dalam proyek pengadaan digitalisasi SPBU Pertamina periode 2018-2023. Hingga saat ini, KPK masih terus mengumpulkan bukti-bukti tambahan guna melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke tahap penuntutan di pengadilan.

Berita Terkait

Silmy Karim Sebut Dakwaan Jaksa KPK Kabur dan Tidak Akurat
Hercules Angkat Bicara Soal Namanya dalam Daftar Penyadapan
Polri Tetapkan Anggota Berinisial SU Tersangka Penyadapan
Wali Kota Padang Temui Menteri PKP Percepat Pembangunan
Banjir Rendam Empat Rumah di Kampung Sungai Tawa Pesisir
Jenazah Ibu dan Anak Korban Pembunuhan Madiun Diserahkan
Jokowi Hadiri Sidang Kasus Ijazah Palsu di PN Jakarta Timur
Jokowi Bawa Ijazah dan Bersaksi di Sidang Roy Suryo

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 13:06 WIB

Silmy Karim Sebut Dakwaan Jaksa KPK Kabur dan Tidak Akurat

Jumat, 6 November 2026 - 13:05 WIB

KPK Sita Uang Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin

Jumat, 6 November 2026 - 13:05 WIB

Hercules Angkat Bicara Soal Namanya dalam Daftar Penyadapan

Jumat, 6 November 2026 - 06:03 WIB

Polri Tetapkan Anggota Berinisial SU Tersangka Penyadapan

Jumat, 6 November 2026 - 06:03 WIB

Banjir Rendam Empat Rumah di Kampung Sungai Tawa Pesisir

Berita Terbaru

Silmy Karim Sebut Dakwaan Jaksa KPK Kabur dan Tidak Akurat. (Foto: Dok. CNN Indonesia)

Nasional

Silmy Karim Sebut Dakwaan Jaksa KPK Kabur dan Tidak Akurat

Jumat, 6 Nov 2026 - 13:06 WIB

KPK Sita Uang Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin. (Foto: Dok. CNN Indonesia)

Nasional

KPK Sita Uang Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin

Jumat, 6 Nov 2026 - 13:05 WIB

Hercules Angkat Bicara Soal Namanya dalam Daftar Penyadapan. (Foto: Dok. CNN Indonesia)

Nasional

Hercules Angkat Bicara Soal Namanya dalam Daftar Penyadapan

Jumat, 6 Nov 2026 - 13:05 WIB

Aksi Unik Anggota DPRD Lima Puluh Kota Bagikan Celana Dalam. (Foto: Tangkapan layar Podcast Kusieh Bendi (YouTube: Dimensia Creative))

Pemerintahan

Aksi Unik Anggota DPRD Lima Puluh Kota Bagikan Celana Dalam

Jumat, 6 Nov 2026 - 09:00 WIB

Polri Tetapkan Anggota Berinisial SU Tersangka Penyadapan. (Foto: Dok. ANTARA)

Nasional

Polri Tetapkan Anggota Berinisial SU Tersangka Penyadapan

Jumat, 6 Nov 2026 - 06:03 WIB