Sumbartime – Mulai 6 Juli hingga 21 Juli 2024, akses jalan di Lembah Anai akan ditutup total untuk perbaikan jalan nasional yang rusak parah akibat banjir bandang yang terjadi pada 11 Mei lalu. Gubernur Sumbar, Mahyeldi, bersama BPJN, telah memantau progres perbaikan dan memastikan bahwa jalan tersebut baru bisa dilalui kembali pada akhir bulan ini.
Kapolres Padang Panjang, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, menyampaikan bahwa penutupan ini dilakukan demi keselamatan masyarakat dan mempercepat proses pembangunan jalan yang terputus. Pihak HKI, yang bertanggung jawab atas pengerjaan, menargetkan jalan di Lembah Anai dapat dibuka kembali pada 21 Juli. Dia meminta masyarakat untuk bersabar selama masa penutupan ini.
Zamroni, perwakilan dari HKI, melalui video yang dikirimkan kepada Kapolres, mengonfirmasi bahwa penutupan akan mencakup wilayah dari KM 62 hingga KM 67. Hal ini dilakukan untuk memastikan kelancaran dan keamanan proses perbaikan. Pihak berwenang berharap pengerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal agar akses bisa segera digunakan kembali oleh masyarakat.
“Terhitung mulai hari ini akses jalan di Lembah Anai ditutup total demi keselamatan dan percepatan pembangunan jalan yang terputus akibat banjir bandang beberapa waktu lalu.”
“Pihak HKI merencanakan akhir bulan ini tepatnya pada 21 Juli mendatang akses di Lembah Anai sudah bisa di gunakan kembali,” ungkap Kapolres pada Sabtu (6/7/2024) kemarin.
Penutupan total jalan ini diharapkan tidak hanya mempercepat pemulihan infrastruktur, tetapi juga memastikan keamanan pengguna jalan di Lembah Anai. Masyarakat diimbau untuk menggunakan jalur alternatif dan tetap mengikuti arahan dari pihak terkait selama proses pengerjaan berlangsung.(R)





















