Proyek Strategis Nasional di Sumbar Terancam Dinamika

- Jurnalis

Senin, 16 Maret 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek Strategis Nasional di Sumbar Terancam Dinamika. (Foto: Fumikas Sagisavas/CC0)

Proyek Strategis Nasional di Sumbar Terancam Dinamika. (Foto: Fumikas Sagisavas/CC0)

PADANG, Sumbartime.com — Pembangunan proyek infrastruktur strategis di Sumatera Barat, seperti flyover di Sitinjau Lauik, kini menghadapi tantangan baru akibat dinamika pergantian pejabat di kementerian terkait. Pakar hukum Wendra Yunaldi memperingatkan bahwa ketidakpastian posisi pengambil keputusan di pusat dapat menghambat kelancaran eksekusi proyek yang sangat dinantikan oleh masyarakat daerah.

Proyek besar seperti normalisasi sungai dan pembangunan flyover di Sitinjau Lauik memerlukan pengawalan ketat agar tidak terhenti. Wendra Yunaldi dalam Podcast Kusieh Bendi menyatakan bahwa pergantian pejabat setingkat Dirjen di Kementerian PU bisa menjadi titik kritis. Meskipun menteri adalah pemegang keputusan utama, perubahan pada level teknis dapat memengaruhi kecepatan lobi dan negosiasi anggaran bagi daerah.

Pentingnya Lobi Anggaran Pusat

Wendra memberikan apresiasi kepada anggota DPR RI seperti Andre Rosiade yang aktif melakukan gebrak di pusat untuk mempercepat proyek strategis di Sumatera Barat. Namun, ia mengingatkan bahwa perencanaan proyek tidak bisa hanya mengandalkan inisiatif sesaat. Benang merah antara perencanaan yang matang dan eksekusi yang konsisten harus terjaga meski terjadi pergantian kepemimpinan di kementerian.

Ketakutan akan pejabat pengganti yang cenderung tiarap atau takut mengambil keputusan besar menjadi ancaman nyata. Wendra menekankan bahwa dalam dunia proyek, tidak ada makan siang yang gratis. Setiap pergeseran anggaran sering kali melibatkan negosiasi yang kompleks, bahkan sejak tahap perencanaan. Oleh karena itu, pengawasan terhadap proses tersebut menjadi sangat krusial bagi daerah.

Dampak Geopolitik Global

Selain masalah internal birokrasi, Wendra juga menyoroti risiko ekonomi global terhadap pembiayaan proyek di daerah. Ketegangan geopolitik yang berkepanjangan dapat menekan cadangan devisa negara, yang pada akhirnya akan berdampak pada alokasi APBN untuk pembangunan di daerah. Jika kondisi ini terjadi, proyek-proyek yang sudah direncanakan bisa saja kembali tertunda atau anggarannya dialihkan.

Masyarakat Sumatera Barat diharapkan tetap kritis dalam memantau setiap tahapan pembangunan. Wendra menyarankan agar pemerintah daerah tetap menjaga komunikasi yang baik dengan kementerian, terlepas dari siapa pun pejabat yang menjabat. Konsistensi dalam memperjuangkan hak daerah di pusat adalah kunci agar infrastruktur strategis ini tidak sekadar menjadi wacana politik, melainkan benar-benar terbangun untuk kepentingan publik.

Berita Terkait

Polda Kaltim Tetapkan 33 Tersangka Kasus Karhutla
Akses Jalan Tapan-Kerinci Kembali Dibuka Sistem Buka Tutup
LBH Padang Minta Pemko Payakumbuh Bertanggung Jawab
Pencurian Alat Pendeteksi Dini Banjir di Padang Diungkap
Sumpah Pemuda: Mahyeldi Ajak Pemuda Rawat Persatuan
Sawit di Lahan Bekas Karhutla Dharmasraya Harus Ditindak
BNNP Sumbar Sebut 206 Nagari Masuk Kategori Rawan Narkoba
Dua Pelaku Curas Tewaskan Lansia di Solok Selatan Ditangkap

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:04 WIB

Polda Kaltim Tetapkan 33 Tersangka Kasus Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:04 WIB

LBH Padang Minta Pemko Payakumbuh Bertanggung Jawab

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:05 WIB

Pencurian Alat Pendeteksi Dini Banjir di Padang Diungkap

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:04 WIB

Sumpah Pemuda: Mahyeldi Ajak Pemuda Rawat Persatuan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:04 WIB

Sawit di Lahan Bekas Karhutla Dharmasraya Harus Ditindak

Berita Terbaru

RUU Perampasan Aset Prioritaskan Pengembalian Harta Korban. (Foto: Dok. ANTARA)

Nasional

RUU Perampasan Aset Prioritaskan Pengembalian Harta Korban

Jumat, 30 Okt 2026 - 13:04 WIB

BNPT Minta Mahasiswa Kritis Bermedia Sosial Cegah. (Foto: Dok. ANTARA)

Nasional

BNPT Minta Mahasiswa Kritis Bermedia Sosial Cegah

Jumat, 30 Okt 2026 - 13:04 WIB

KPK Tetapkan Ahmad Dedi Tersangka Korupsi Bea Cukai. (Foto: Dok. CNN Indonesia)

Nasional

KPK Tetapkan Ahmad Dedi Tersangka Korupsi Bea Cukai

Jumat, 30 Okt 2026 - 13:03 WIB

Pakar Hukum Soroti Cacat Prosedur Sertifikasi Pasar. (Foto: Tangkapan layar Podcast Kusieh Bendi (YouTube: Dimensia Creative))

Pemerintahan

Pakar Hukum Soroti Cacat Prosedur Sertifikasi Pasar

Jumat, 30 Okt 2026 - 09:00 WIB

Polda Kaltim Tetapkan 33 Tersangka Kasus Karhutla. (Foto: Dok. ANTARA)

Nasional

Polda Kaltim Tetapkan 33 Tersangka Kasus Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 - 06:04 WIB