BNNP Sumbar Sebut 206 Nagari Masuk Kategori Rawan Narkoba

- Jurnalis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BNNP Sumbar Sebut 206 Nagari Masuk Kategori Rawan Narkoba. (Foto: Dok. Langgam.id)

BNNP Sumbar Sebut 206 Nagari Masuk Kategori Rawan Narkoba. (Foto: Dok. Langgam.id)

PADANG, Sumbartime.com — Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat mengonfirmasi sebanyak 206 nagari di wilayah tersebut masuk dalam kategori rawan peredaran narkotika. Data yang bersumber dari Indonesia Drugs Report ini menempatkan wilayah tersebut pada level bahaya dan waspada. Kepala BNNP Sumbar, Toton Rasyid, menegaskan perlunya pengawasan ketat serta kolaborasi lintas sektor untuk menekan angka peredaran narkoba, terutama di jalur lintas provinsi yang menjadi pintu masuk utama barang terlarang tersebut.

Kepala BNNP Sumbar, Toton Rasyid, menjelaskan bahwa pihaknya terus mendorong intervensi bersama guna menangani persoalan narkotika. Keterbatasan sumber daya membuat kolaborasi menjadi kunci utama dalam menjalankan program pencegahan. “Ada keterbatasan kami tentunya, untuk itu kami perlu mengajak kolaborasi stakeholder dengan bekerja sama mengolaborasikan program, salah satunya dari sisi pencegahan,” ujar Toton pada Selasa (27/10/2026).

Strategi Pencegahan Berbasis Masyarakat

Salah satu langkah konkret BNNP Sumbar adalah mengoptimalkan program Kampung Bebas Narkoba dan Desa Bersinar. Program ini melibatkan relawan antinarkotika serta agen pemulihan di tingkat akar rumput. BNNP Sumbar juga berkoordinasi dengan Polda Sumbar agar program tersebut tidak sekadar menjadi label, namun benar-benar memberikan dampak nyata terhadap ketahanan masyarakat dari pengaruh penyalahgunaan narkotika yang menyasar generasi muda.

Selain masyarakat, BNNP Sumbar menyasar dunia pendidikan sebagai target edukasi. Toton berharap gerakan antinarkotika dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah agar para guru mampu menyosialisasikan bahaya narkoba secara masif. Di tingkat kelurahan, program edukasi ketahanan keluarga terus dijalankan meski saat ini masih terbatas pada Kelurahan Berok Nipah karena adanya kendala keterbatasan anggaran tahun ini.

Penanganan Jaringan Lintas Provinsi

BNNP Sumbar memprioritaskan pemberantasan jaringan narkotika lintas provinsi, terutama dari wilayah Sumatera Utara dan Riau. Jenis narkotika yang paling banyak ditemukan adalah ganja dan sabu. Toton mengakui bahwa tantangan pemberantasan semakin berat dengan adanya transformasi digital. Pihaknya kerap kesulitan menjangkau bandar besar karena keterbatasan akses untuk membongkar jaringan yang beroperasi melalui dunia maya.

Terkait pemberdayaan masyarakat, BNNP Sumbar memfokuskan kegiatan tahun ini di Kabupaten Pesisir Selatan. Wilayah tersebut dipilih karena menempati peringkat ketiga kasus narkotika di Sumbar, berada di bawah Kota Padang dan Kota Bukittinggi. Melalui pemberdayaan, diharapkan angka persoalan narkotika di daerah tersebut dapat ditekan secara signifikan seiring dengan pengawasan ketat terhadap jalur distribusi narkoba lintas provinsi yang terus dilakukan petugas.

Berita Terkait

KSPN dan Pemerintah Ajak Mahasiswa Demo Damai 28 Oktober
Polri Kedepankan Pendekatan Humanis dalam Aksi 28 Oktober
Peringatan Sumpah Pemuda, Generasi Muda Diminta Beri Terbaik
Dua Pelaku Curas Tewaskan Lansia di Solok Selatan Ditangkap
Kurikulum Anti Narkoba IKAN Diluncurkan di Solok
Polda Riau Tangani Dugaan Penipuan Saham RSIA Andini
KPK Panggil Wabup Bogor Terkait Kasus Pemotongan Upah Pungut
Anggota DPR RI Gandung Pardiman Meninggal Dunia

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:04 WIB

KSPN dan Pemerintah Ajak Mahasiswa Demo Damai 28 Oktober

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Polri Kedepankan Pendekatan Humanis dalam Aksi 28 Oktober

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Peringatan Sumpah Pemuda, Generasi Muda Diminta Beri Terbaik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:03 WIB

BNNP Sumbar Sebut 206 Nagari Masuk Kategori Rawan Narkoba

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:03 WIB

Dua Pelaku Curas Tewaskan Lansia di Solok Selatan Ditangkap

Berita Terbaru

KSPN dan Pemerintah Ajak Mahasiswa Demo Damai 28 Oktober. (Foto: Dok. iNews.id)

Nasional

KSPN dan Pemerintah Ajak Mahasiswa Demo Damai 28 Oktober

Rabu, 28 Okt 2026 - 13:04 WIB

Polri Kedepankan Pendekatan Humanis dalam Aksi 28 Oktober. (Foto: Dok. CNN Indonesia)

Nasional

Polri Kedepankan Pendekatan Humanis dalam Aksi 28 Oktober

Rabu, 28 Okt 2026 - 13:04 WIB

Peringatan Sumpah Pemuda, Generasi Muda Diminta Beri Terbaik. (Foto: Dok. iNews.id)

Nasional

Peringatan Sumpah Pemuda, Generasi Muda Diminta Beri Terbaik

Rabu, 28 Okt 2026 - 13:04 WIB

BNNP Sumbar Sebut 206 Nagari Masuk Kategori Rawan Narkoba. (Foto: Dok. Langgam.id)

Pemerintahan

BNNP Sumbar Sebut 206 Nagari Masuk Kategori Rawan Narkoba

Rabu, 28 Okt 2026 - 06:03 WIB

Konferensi pers pengungkapan kasus curas yang menewaskan lansia di Solok Selatan. (Foto: Dok. Humas Polres Solok Selatan)

Peristiwa

Dua Pelaku Curas Tewaskan Lansia di Solok Selatan Ditangkap

Rabu, 28 Okt 2026 - 06:03 WIB