Sumbartime.com,- Sinergitas perantau dengan ranah yang ada di Sumatera Barat yang dibuat saling memberi diantara keduanya agar dapat memberikan kebaikan-kebaikan pada masa yang akan datang. Kata Marfendi usai bertemu dengan perantau Banuhampu di kota Medan, Rabu,6/7 kemarin.
Kunjungan ke kota Medan, Sumatera Utara merupakan rangkaian dalam kegiatan Hari Keluarga Nasional(HKN) dan Penurunan Stunting di kota Medan.
Wakil Wali Kota Bukittinggi Marfendi Maad Dt. Basa Balimo juga akrab disapa Buya ini mengatakan, bagi para perantau untuk selalu menjalin sinergitas dengan kampung halaman, sehingga dapat menciptakan sesuatu hal yang positif demi kemajuan kampung halaman.
Pada kesempatan itu, Buya Marfendi yang juga merupakan “Ninik Mamak Rang Kurai” ia menyempatkan diri bertemu dengan perantau Banuhampu, Kabupaten Agam yang ada di tanah Melayu Deli itu.
Di pertemuan itu, Marfendi mengaku salut dengan para perantau yang telah mendirikan Yayasan semenjak tahun 1950 silam.
“Alhamdulillah perantau sudah mendirikan yayasan semenjak tahun 1950, dan punya aset luar biasa berupa tanah cukup luas di tengah kota Medan, sehingga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan sosial dan pendidikan,”ungkap Buya.
Lebih lanjut Marfendi memiliki satu harapan ke depan yang lebih baik lagi, mengingat banyaknya orang Minang yang ada di kota Medan.
“Ini merupakan aset yang telah dibuat oleh orang tua kita dulu. Setelah dibeli tentu dapat dimanfaatkan sebaik-baik mungkin, dan dipelihara sampai nanti yang kemudian dapat bermanfaat untuk siapapun,” ucapnya.
Pada acara pertemuan, Buya Marfendi beserta istri diterima Ketua Pengurus Yayasan Zulfahmi Iskandar dan Pembina Yayasan Nur Hamdi, beserta para perantau yang ada di kota Medan.
“Mudah-mudahan ini akan dapat melahirkan kebaikan-kebaikan pada masa yang akan datang, dan salah satu harapan kita lagi bagaimana membina hubungan antara rantau dengan rantau,”harapannya.
“Artinya, kita yang ada di Medan dengan para tokoh yang ada di daerah lain, begitu juga dengan perantau dengan ranah yang ada di Sumatera Barat agar sinergi dibuat saling memberi di antara ke duanya. Dengan demikian tentu akan memberikan kebaikan-kebaikan pada masa yang akan datang,”Buya mengakhiri. (alex)



















