SUMBARTIME.COM-Seorang Driver Ojek yang biasa mangkal di kawasan pasar Banto, Kota Buktitinggi bernama Hatta (48) dilaporkan telah menjadi korban pembegalan secara sadis yang dilakukan oleh dua orang tak dikenal (OTK).
Informasinya, korban dibegal secara sadis sehingga mengalami luka serius akibat terkena sabetan senjata tajam. Peristiwa itu terjadi di kawasan Kapau, Kecamatan Tilatang Kamang, Selasa (30/11) dini hari sekira pukul 04.00 WIB.
Baca Juga : Tragis! Diduga Menjadi Korban Perkosaan, Warga Payakumbuh ini Nekad Minum Racun Serangga
Selain menderita luka serius di bagian tangan, korban juga harus kehilangan motor kesayangan miliknya jenis Honda Revo dengan nomor polisi BA 2217 LS akibat dirampas secara paksa oleh dua orang pelaku.
Peristiwa tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Tilatang Kamang Iptu Rommy Hendra Kurniawan, Selasa 30 November 2021 siang. Dirinya membenarkan telah terjadi laporan dugaan pencurian dengan kekerasan yang terjadi terhadap korban.
Baca Juga : Tragis! Diduga Menjadi Korban Perkosaan, Warga Payakumbuh ini Nekad Minum Racun Serangga
Lebih jauh Rommy menerangkan berdasarkan laporan, peristiwa bermula dari korban yang bernama Hatta didatangi oleh seseorang saat mangkal di kawasan Pasar Banto. Awalnya seseorang tersebut kepada korban minta untuk diantarkan ke kawasan Kapau.
Setelah tarif sewa disepakati tanpa curiga korban yang berprofesi sebagai driver gojek, langsung mengantarkan korban sesuai dengan tujuannya.
Baca Juga : Setelah Sempat Buron, “Urang Bagak” Pelaku Penusukan di Taman Wisata Batang Agam Ditangkap Polisi
Akan tetapi setelah sampai di lokasi, ternyata telah ada seorang pria lagi yang menunggu dan berada di lokasi. Saat itulah pria yang semula yang modusnya pura pura menjadi penumpang diver gojek itu menanyakan sejumlah uang untuk membayar ongkos ke pria yang telah menunggu di TKP tersebut.
Selanjutnya Salah satu dari pria tak dikenela itu telah berada di belakang korban yang saat itu masih berada di atas motornya, dan langsung mencekik leher korban.
Selain mendapatkan cekikan, korban juga mendapatkan pukulan dari para pelaku. Bahkan tidak sampai di situ saja, salah satu pelaku mengeluarkan senjata tajam dan melayangkan ke arah perut korban.
Beruntung korban yang diketahui juga merupakan salah satu anggota klub persilatan tersebut berhasil menangkis dengan tangannya sehingga menyebabkan beberapa jarinya mengalami luka robek dan nyaris putus.
Dalam kondisi tidak berdaya itulah kedua begal tak dikenal tersebut merebut dan merampas motor korban, dan langsung kabur melarikan diri.
Sementara itu korban yang terluka, berusaha mencari pertolongan dengan berjalan ke arah rumah warga di kawasan Kapau. Beruntung sesampai di sebuah Heler ada warga yang ditemuinya, sehingga dirinya mendapatkan pertolongan. Selanjutnya dengan diantar oleh warga, korban melapor ke kantor polisi serta seterusnya dilarikan ke RSUD Ahmad Muctar Bukittinggi.
Adapun terhadap kedua pelaku tak dikenal tersebut, saat ini pihak polisi tengah melakukan penyelidikan dan pengejaran, papar Rommy menjelaskan. (Alex)





















