• AD ART Sumbartime.com
  • Advertorial
  • Disclaimer
  • Home
  • Home
  • Iklan
  • Pedoman Berita
  • Redaksi Sumbartime.com
  • Sitemap
  • Tentang Kami
  • Visi Misi
Sumbartime.com
Advertisement
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Sumbartime.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Sumbar
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Nasional
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Video
  • Wisata
ADVERTISEMENT
Home Cerbung

TIKAM SAMURAI 184

Sumbar Time by Sumbar Time
21 Agustus 2021
in Cerbung, Tikam Samurai
A A
0
0
SHARES
131
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

SUMBARTIME.COM-Tiba-tiba lelaki yang bekas penerbang yang gagah itu melangkah panjang kearah si Bungsu.
Setiba dekat si Bungsu dia mengulurkan tangan!si Bungsu tertegun sejenak,namun amat tak sopan untuk tidak menyambut uluran tangan itu. Mereka berjabatan tangan,erat sekali.Seperti dua sahabat yang lama tak bertemu.

ADVERTISEMENT

“Maafkan atas peristiwa kemaren malam.Saya benar-benar tak menduga,bahwa anda memang kekasih michiko.Saya menduga anda hanya salah seorang yang berasal dari vietnam atau philipina,yang selalu membuat perkara…”ujar Mackenzie ramah.
Si Bungsu hanya diam.Belum dapat mencari kalimat apa yang harus dia ucapkan.

ADVERTISEMENT

“Mari,saya bawa anda keliling…”Mackenzie membawa si Bungsu berkeliling rumah dua tingkat itu.Tak layak rasanya menyebut rumah itu sebagai “rumah” lebih layak disebut sebagai istana.Ruang tengah juga dihias dengan gaya Jepang yang indah.Disana cahaya matahari masuk lewat dinding kaca sebelah atas.

“Anda akan saya bawa kesebuah ruangan dimana anda pasti mengenalnya dengan baik…”ujar Mackenzie pada tamunya yang masih saja berdiam diri.

BacaJuga

TIKAM SAMURAI 260 (TAMAT)

14 Februari 2021

TIKAM SAMURAI 259

22 Agustus 2021

TIKAM SAMURAI 258

22 Agustus 2021

Tak lama kemudian mereka sampai diruangan yang dimaksud oleh orang itu.Si Bungsu merasa dirinya dipaku kelantai.Ditengah ruangan itu ada kolam ikan yang indah dan bukit-bukit kecil.

Di lereng perbukitan,terletak beberapa buah miniatur rumah adat Minangkabau! Lengkap dengan lumbung padi dengan ukuran mini,dan disudut lumbung,lewat sebuah sungai buatan yang selalu mengalirkan air,terdapat sebuah kincir yang senantiasa berputar!

“Ya,ini adalah tiruan tanah Minangkabau.Michiko memintanya.Saya telah mencari kemana-kemana.Lewat seorang teman yang pernah bertugas di Indonesia,saya memperoleh foto dokumentasi tentang negeri anda.Selanjutnya adalah urusan para tukang untuk mewujudkan foto itu kedalam bentuk miniatur ini.

Saya mengabulkan hampir semua permintaannya. saya mencintainya.Saya sangat mencintainya,itu harus anda ingat baik-baik. saya menunggu bertahun-tahun baru akhirnya dia menerima lamaran saya…”
Si Bungsu menatap lelaki didepannya.Thomas mackenzie juga menatapnya.

“Saya tahu,kalian saling mengasihi dan akan menikah di Bukittinggi.Namun sesuatu terjadi di Lembah Anai.Hal itu dia ceritakan sendiri.Dia tetap mencintai anda.Hanya keadaanlah yang menyatukan kami sebagai suami istri. Saya beritahukan ini pada anda,hanya semata-mata untuk menghindarkan salah mengerti antara anda dengan dia.

Dia gadis yang baik,Tulus dan Ikhlas. dan amat setia pada anda.Namun ada jarak yang amat jauh memisahkan kalian.Saya tidak melarikan dia kesini seperti sangkaan anda.Tidak!Saya bukan tipe lelaki yang demikian.

Dalam puluhan peperangan di puluhan negara di dunia ini.Saya bisa memperoleh wanita yang bagaimanapun cantiknya.Itu hanyalah masalah biologis.Ketika seseorang menitipkan Michiko kepesawat saya,Gadis itu telah luka dalam penyerangan oleh pasukan yang saya tidak ingat lagi.semula saya menolak.

Tapi keadaan sangat kritis,kami akan celaka kalau tidak segera berangkat.Tak ada kesempatan lagi menurunkan Michiko yang sudah diikatkan di sabuk heli saya.Kami mendarat disebuah lapangan udara rahasia di singgapura.Gadis itu diobati secara darurat disana.Karena kesulitan berbagai keimigrasian.

Saya akhirnya memutuskan membawa dia menyebrangi laut menuju Amerika ini.Itu semua tanpa jalur resmi.Seperti anda ketahui saya bisa dengan mudah mengaturnya.Maka dengan pesawat Jet khusus,yang biasa kami muati dengan senjata,Michiko saya bawa kemari.Saya obati,dalam proses itu saya jatuh cinta padanya.Cukup lama,tetapi saya menemukan perempuan yang saya impikan selama ini….”
Sepi.

Tak seorangpun bicara setelah itu.Si Bungsu yang duduk didepan Mackenzie, menatap kesamping.Ke kolam buatan yang diatasnya berputar kincir angin mini.Tiba-tiba Mackenzie berdiri.Kembali mengulurkan tangan pada si Bungsu. Si Bungsu bangkit.Nampaknya inilah wujud dari pertemuan itu.Dia tak diminta bertemu dengan Michiko.yang disembunyikan entah dimana.

Tapi dia di minta datang hanya sekedar penjelasan bagaimana mereka bisa menikah. Dia sambut uluran tangan Mackenzie.Dan berniat untuk tak pernah lagi bertemu dengan Michiko.Tidak,pertemuan yang sekali itu cukuplah sudah.namun mackenzie berkata lain.

“Saya hanya memberi penjelasan pengantar.Cerita lengkapnya anda bisa dengar dari Michiko.Tuan,,saya tahu Tuan amat mencintainya dan saya juga tahu dia amat mencintai Anda.Jika dia mau kembali pada tuan,saya dengan senang hati melepaskannya.Demi Tuhan,Saya takkan memaksanya.Dan saya takkan sakit hati.

Kini terserah padanya.Saya telah pikirkan itu masak-masak. Dan saya telah sampaikan itu padanya.pertemuan ini dia yang meminta.Saya akan pergi sampai sore atau malam.Sya berharap kalau kembali nanti,persoalan antara anda dengan dia tela selesai dalam artian yang sesungguhnya……”

Kemudian lelaki itu melangkah pergi.Sampai detik itu sejak dia datang dirumah itu setengah jam lalu.tak sebuah bunyi pun yang keluar dari mulutnya.Usahkan kata,apalagi kalimat.Bunyi saja tak sempat atau tak sanggup dia keluarkan.

Mackenzie lenyap diruang depan.Lalu terdengar suara mobilnya menjauh.Dia masih tegak disana,sepi.!ada suara gericik air terjun dari sungai buatan,menerpa daun-daun kincir.Memutar rodanya dan jatuh kekolam buatan yang dipenuhi ikan berwarna-warni.

Kesana dia kembali melabuhkan pandangannya.Mentap air nya kehilir,tak bisa berbalik kehulu.seperti suratan nasib manusia.Apa yang telah terjadi,tak mungkin di hela untuk diperbaiki atau di rubah.

Yang telah terjadi,terjadilah. Yang akan terjadi di masa depan,barangkali bisa direncanakan.Dia masih tegak mematung,ketika firasatnya mengatakan ada orang lain diruangan yang membangkitkan kenangan akan kampung halamannya itu.

Secara naluriah dia menoleh,dan…tubuhnya seperti tak tahan menahan gigilan. di dekat arah perbukitan di dalam taman itu,di jalan setapak dekat dinding,berdiri seorang perempuan dengan pakaian serba putih.Agak pucat,namuun secara keseluruhannya,dia adalah perempuan yang amat cantik.
Michiko!

Perempuan itu menatap nya dengan mata berkaca-kaca.kemudian melanglah seperti melayang.
“Bungsu-san…”

“Michiko-san…”ujar si Bungsu,namun suaranya tak terdengar,hanya bergema didalam hati.
“Bungsu-san…”himbau michiko yang kini telah berlari kearahnya.
“Michiko..kekasihku..”himbau si Bungsu.Namun sedesahpun suaranya tak keluar.

Himbauan itu hanya bergema dalam hatinya yang luka,hatinya yang hiba.Lalu tiba-tiba michiko telah memeluknya.Perlahan,antara ragu-ragu dan rindu yang alangkah tak tertahankannya,tangannya hampir memeluk tubuh michiko.Namun itu tak dia lakukan.Gadis itu menangis,terisak-isak.

“Bungsu-san..Oh,Tuhan kenapa semua ini bisa terjadi…”dan gadis itu menangis. Si Bungsu merasa jantungnya tertikam.Merasa hatinya disayat-sayat sembilu. Dia lelaki yang telah membunuh tak sedikit manusia.Yang telah banyak mengalami siksa dan cobaan.

Namun airmatanya jadi kering,tapi kali ini,matanya basah.Sebasah hatinya yang seakan terluka berlumur darah.
“Bungsu-san,bicaralah.Mengapa kau membisu begini.Engkau menghukumku.Jangan menghukum begitu.Bicaralah..Bunggsu-san…”Michiko memohon diantara tangisnya.

Gadis itu menengadahkan kepala,meraba dengan jarinya yang lentik wajah si Bungsu,dan ketika melihat mata si Bungsu basah,dan air mata lelaki itu tiba-tiba jatuh menimpa pipinya,Michiko benar-benar luluh.Si Bungsu tak sepatahpun mampu bicara.

Tak sepatahpun.Padahal banyak sekali yang ingin dia katakan, yang ingin dia tanyakan,sampaikan.Namun sepatahpun terucapkan.
“Jika Istriku sampai keguguran karena peristiwa ini,kau akan menangung akibatnya…”

Ucapan Mackenzie di restoran beberapa hari yang lalu tiba-tiba seperti terngiang di telinganya.Perempuan yang memeluknya ini,bukan lagi kekasihnya. kini dia istri orang lain dan dia lagi hamil!perlahan dia papah perempuan itu duduk dikursi.

“Kau bahagia bersama suamimu,Michiko?“itulah pertanyaan pertamanya. Pertanyaan yang tumbuh tatkala dia mengingat pesan Angela ketika akan berangkat tadi.

“Bila dia tak bahagia,maka jangan ragu-ragu,bawalah dia pulang ke Indonesia atau kemana saja.Tapi kalau memang dia bahagia bersama lelaki itu,biarkanlah dia menempuh hidup bersama suaminya...”

Ucapan Angela terngiang ditelinganya.Namun Michiko tak menjawab pertanyaan itu.Dia kembali memeluk si Bungsu.Perlahan dan hati-hati sekali,agar gadis itu tak merasa tersinggung,dia lepaskan pelukan itu. Mendudukannya kembali kekursi.menggenggam tangannya,dan menatap matanya.Lalu tiba-tiba dia dapat jalan untuk mengalihkan pembicaraan.

“Rumah Gadang yang kau buat berikut kincir dan Gunung-gunung itu,Indah dan mengingatkan aku pada kampungku..”katanya mencoba tersenyum.
Namun Michiko tak peduli.Dia masih menatap si Bungsu.

“Di ruang depan,kuil dan rumah-rumah mini seperti diJepang,mengingatkan aku ketika naik kereta api menuju Nagoya…”
Michiko masih menatapnya.Dia kehabisan bahan uunutk bicara.Akibatnya sepi.
“Bila kau sampai di Dallas Bungsu-san..?”

Si Bungsu menarik Nafas.Lega karena akhirnya Michiko mau bicara.Tidak hanya menangis dan memeluknya.
“Sudah cukup lama.Aku datang dengan seorang teman…”

“Dari siapa kau ketahui bahwa aku ada dikota ini?”Ku sangka kita tak akan pernah bertemu lagi Bungsu-san..Tak akan pernah lagi.Tempat ini alangkah jauhnya memisahkan kita…”
“Itu sebabnya kau memilih menikah saja dengan mackenzie,bukan?”tanya si Bungsu,tapi didalam hati.Untung saja kalimat itu tak pernah keluar.Yang keluar adalah.

“Saya juga menyangka takkan pernah bersua lagi,Michiko-san…”
“Saat pencegatan di lembah Anai itu aku diselamatkan perwira PRRI yang mengenalmu.Atau paling tidak mengenalmu dari cerita kawan-kawannya.Mereka tahu,ada Gadis Jepang mencarimu,dan aku diselamatkan karena itu Bungsu-san….”

Michiko lalu menceritakan perjalanannya sejak dia terluka dirumah darurat di pinggang Gunung singgalang.Ceritanya persis seperti cerita mackenzie.

Dia luka parah.Komandan pasukan PRRI itu,yang kenal nama si Bungsu lewat teman-temannya,segera mengambil alternatif cepat dan darurat.

ADVERTISEMENT

Pada saat penyergapan APRI atas pasukannya itu terjadi,sebuah helikopter baru saja mendarat.Helikopter itu barangkali sewaan dari sebuah perusahaan swasta yang banyak terdapat di Singapura dan Vietnam.

Namun yang jelas,senjata yang diturunkan dari heli itu adalah buatan Amerika Serikat.Pilotnya juga berkebangsaan Amerika yaitu Thomas Mackenzie.Bekas pasukan udara Amerika.Perwira PRRI itu meminta Mackenzie membawa Michiko.

Tak peduli kemana,pokoknya dibawa.Barangkali bisa ke Singapura atau Hongkong.Kalau sudah disana,Gadis Jepang itu tentu akan mudah pulang ke negerinya.

Kalau tinggal bersama mereka,dalam perang yang berkecamuk begitu,maka bahaya besar mengancam.Barangkali akan mati kehabisan darah.Sebab luka di bahunya amat parah dan mereka tak mempunyai alat atau dokter.Letaklah dia selamat,maka gadis secantik dan menggiurkan seperti dia,pasti akan memancing selera buruk pasukan yang menemuinya.

Barangkali dia diperkosa oleh pasukan PRRI sendiri,atau barangkali juga oleh pasukan APRI.Ah,dalam negeri yang diamuk perang,tak ada yang mustahil untuk terjadi.Dalam perang,sebahagian orang berobah jadi serigala.Di Minangkabau sendiri contoh itu sudah terlalu banyak untuk disebut satu demi satu.

Begitulah,Michiko kemudian tidak hanya dibawa ke Singapura,tetapi karena lukanya yang parah,ditambah Mackenzie memang bergegas pulang ke Dallas untuk transaksi pembelian senjata gelap yang akan dikirim kesalah satu negara bergolak di Afrika,maka gadis yang luka itupun dia bawa terus ke Amerika.

Dia bawa gadis itu di samping akan mengobatinya,juga karena tiba-tiba dia jatuh hati pada gadis Jepang yang dalam keadaan koma itu.Di Dallas,Michiko dia masukkan ke rumah paling mewah. Bersambung…

ADVERTISEMENT
Previous Post

Terlibat Narkoba, Oknum Guru di Pessel Diringkus Polisi

Next Post

Koramil 02 Pangkalan Perang Lawan Musuh Tak Terlihat

Sumbar Time

Sumbar Time

Setiap Waktu Bernilai Informasi

BacaJuga

Cerbung

TIKAM SAMURAI 260 (TAMAT)

14 Februari 2021
Cerbung

TIKAM SAMURAI 259

22 Agustus 2021
Cerbung

TIKAM SAMURAI 258

22 Agustus 2021
Cerbung

TIKAM SAMURAI 257

22 Agustus 2021
Cerbung

TIKAM SAMURAI 256

22 Agustus 2021
Next Post
Koramil 02 Pangkalan Perang Lawan Musuh Tak Terlihat

Koramil 02 Pangkalan Perang Lawan Musuh Tak Terlihat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Justictalk ” Ngobrol santai melek hukum”

https://youtu.be/r3p0YSm3qWE
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Aviary Terbesar di Asia Tenggara Ada di Kota Bukittinggi Salah Satunya

Aviary Terbesar di Asia Tenggara Ada di Kota Bukittinggi Salah Satunya

7 Juni 2024
Lebih Dari 1000 Orang Mengantri di Rumah Dinas Walikota Bukittinggi

Lebih Dari 1000 Orang Mengantri di Rumah Dinas Walikota Bukittinggi

30 Desember 2023
Ini Dampak Digratiskan Objek Wisata Di Bukittinggi

Ini Dampak Digratiskan Objek Wisata Di Bukittinggi

23 Desember 2023
Viral Membawa Berkah di Objek Wisata Negeri Diatas Awan

Viral Membawa Berkah di Objek Wisata Negeri Diatas Awan

5 Mei 2024
Enam Tahun Menempuh Jalur Hukum, Sengketa Tanah Pusaka Tinggi di Nagari Sungai Kamuyang Berakhir Inkrah

Enam Tahun Menempuh Jalur Hukum, Sengketa Tanah Pusaka Tinggi di Nagari Sungai Kamuyang Berakhir Inkrah

0
Musda DPD PAN Payakumbuh,Empat Nama Diputuskan DPW Menjadi Pimpinan Pengurus DPD PAN Kota Payakumbuh

Musda DPD PAN Payakumbuh,Empat Nama Diputuskan DPW Menjadi Pimpinan Pengurus DPD PAN Kota Payakumbuh

0
Safaruddin Dt. Bandaro Rajo : Bamus DPRD Bukan Hanya Membahas Ranperda SOPD Semata

Safaruddin Dt. Bandaro Rajo : Bamus DPRD Bukan Hanya Membahas Ranperda SOPD Semata

0
MTB JELAJAH GUNUNG BUNGSU BERTABUR HADIAH

MTB JELAJAH GUNUNG BUNGSU BERTABUR HADIAH

0
Enam Tahun Menempuh Jalur Hukum, Sengketa Tanah Pusaka Tinggi di Nagari Sungai Kamuyang Berakhir Inkrah

Enam Tahun Menempuh Jalur Hukum, Sengketa Tanah Pusaka Tinggi di Nagari Sungai Kamuyang Berakhir Inkrah

30 Juni 2026
PUTRA LIMA PULUH KOTA HARUMKAN NAMA SUMATERA BARAT DAN INDONESIA DI AJANG INTERNASIONAL

PUTRA LIMA PULUH KOTA HARUMKAN NAMA SUMATERA BARAT DAN INDONESIA DI AJANG INTERNASIONAL

28 Juni 2026
Dari Negeri Kecil di Tengah Atlantik, Tanjung Verde Tulis Sejarah di Piala Dunia 2026

Dari Negeri Kecil di Tengah Atlantik, Tanjung Verde Tulis Sejarah di Piala Dunia 2026

27 Juni 2026
Warga Balai Pinang Kompak Bersihkan Tapian Aie Ata

Warga Balai Pinang Kompak Bersihkan Tapian Aie Ata

21 Juni 2026

Berita Terbaru

Enam Tahun Menempuh Jalur Hukum, Sengketa Tanah Pusaka Tinggi di Nagari Sungai Kamuyang Berakhir Inkrah

Enam Tahun Menempuh Jalur Hukum, Sengketa Tanah Pusaka Tinggi di Nagari Sungai Kamuyang Berakhir Inkrah

30 Juni 2026
PUTRA LIMA PULUH KOTA HARUMKAN NAMA SUMATERA BARAT DAN INDONESIA DI AJANG INTERNASIONAL

PUTRA LIMA PULUH KOTA HARUMKAN NAMA SUMATERA BARAT DAN INDONESIA DI AJANG INTERNASIONAL

28 Juni 2026
Dari Negeri Kecil di Tengah Atlantik, Tanjung Verde Tulis Sejarah di Piala Dunia 2026

Dari Negeri Kecil di Tengah Atlantik, Tanjung Verde Tulis Sejarah di Piala Dunia 2026

27 Juni 2026
Warga Balai Pinang Kompak Bersihkan Tapian Aie Ata

Warga Balai Pinang Kompak Bersihkan Tapian Aie Ata

21 Juni 2026
ADVERTISEMENT
Sumbartime.com

Sumbartime.com -"Setiap Waktu Bernilai Informasi"

Ikuti Kami

  • Redaksi Sumbartime.com
  • Pedoman Berita
  • Disclaimer

© 2025 sumbartime.com - Design By rudDesign.

No Result
View All Result
  • Redaksi Sumbartime.com
  • Pedoman Berita
  • Disclaimer
  • Iklan

© 2025 sumbartime.com - Design By rudDesign.