SUMBARTIME.COM-Warga Kampung Galapung, Jorong Koto Gadang, Nagari Pangian, Kecamatan Lintau Buo, Kabupaten Tanah Datar digegerkan dengan terungkapnya dugaan skandal penjualan istri oleh seorang suami.
Dari informasi warga setempat, sang suami inisial HS akibat terlilit utang kepada NR, diduga menjual istrinya sendiri untuk dijadikan pelayan napsu seksual NR. Tindakan bejat HS tersebut telah terjadi berkali kali, papar warga yang menolak untuk disebutkan jati dirinya.
Sementara itu, salah satu tokoh pemuda setempat Hijrah Adi Sukrial, membenarkan peristiwa dugaan skandal tersebut. Menurutnya pelaku telah sering menjual istrinya yang bernama samaran Mawar ke NR untuk pengganti utang.
Dijelaskannya lagi, sang istri melakukan dan bersedia dijual melakukan pekerjaan pemuas napsu tempat suaminya berhutang karena takut dengan sang suami, jelasnya.
Tokoh masyarakat itu juga mengungkapkan jika dugaan aksi penjualan istrinya oleh HS pertama kali terjadi di awal Tahun 2020 ini. Selanjutnya dirinya kecanduan hingga melakukan aksi tersebut berkali kali.
Akibat seringnya aksi tersebut dilakukan, membuat warga sekitar resah sehingga oleh pihak Jorong di panggil. Saat dilakukan pertemuan antara HS, Mawar, dan NR, oleh Ninik Mamak, Tokoh Masyarakat serta perangkat Jorong pada awal Juli 2020, ketiganya mengakui skandal tersebut.
Ketiganya mengakui telah sering melakukan skandal tersebut. Bahkan mirisnya ujar Hijrah lagi, saat ini Mawar dalam kondisi hamil 2 bulan dan tidak diketahui secara pasti bapak dari si jabang bayi tersebut.
Setelah pertemuan malam tersebut, HS serta Mawar menghilang dari kampung dan belum diketahui kebereadaan mereka saat ini. Hijrah serta perangkat Jorong serta Niniak Mamak merasa kuatir dengan nasib Mawar jika masih tetap dijual kepada orang lain untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka, pungkasnya.
Terpisah, Kapolsek Lintau Buo Iptu Surya Wahyudi, saat dikonfirmasi awak media, Kamis (16/7) membenarkan peristiwa dugaan skandal terkait penjualan istri yang telah meresahkan warga tersebut.
Namun sampai saat ini belum ada dari pihak manapun yang melapor ke Mapolsek, timpalnya lagi. Menurut Surya kasus dugaan penjualan istri tresbut masuk dalam katagori delik aduan, ungkapnya.
Saat ini menurutnya lagi, pihaknya sedang melakukan koordinasi dengan pihak Jorong untuk membahas persoalan tersebut. Dijelaskannya, informasi yang mereka terima dari perangkat Jorong Koto Gadang dan masyarakat, ada seorang suami yang menjual istrinya untuk menutupi hutang hutangnya.Informasinya sang suami menjual istri hanya masih kepada satu orang saja.
Namun sampai saat ini belum ada yang melaporkan baik dari pihak si istri atau dari pihak manapun, Jika dugaan skandal ini ada yang melaporkan pasti akan kami usut tuntas, tegas Surya mengatakan. (ezi)




















