SUMBARTIME.COM-Jembatan darurat penghubung Jorong Kampung Melayu, Nagari Sitalang Kecamatan Ampek Nagari, menuju Kecamatan Palembayan putus akibat dihantam air bah yang melintasi Batang Sitalang, Agam, Minggu (21/6) sore sekira pukul 17.30 WIB.
Peristiwa itu terjadi akibat meluapnya aliran air Batang Sitalang akibat tingginya intensitas curah hujan yang melanda kawasan tersebut sejak siang harinya.
Selain itu, 4 warga sempat terjebak di Pulau Kampung Baru, namun beberapa jam kemudian berhasil di evakuasi tim Kalaksa BPBD Kabupaten Agam.
Sementara itu di hari yang sama di kawasan Jorong Muko Jalan, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Agam, juga terjadi musibah tanah longsor. Peristiwa tanah longsor yang terjadi sekira pukul 19.00 WIB tersebut mengakibatkan satu Mushola, 3 rumah warga serta satu unit jembatan mengalami rusak parah akibat tertimpa material lumpur yang bercampur dengan bebatuan.
Menurut Kalaksa BPBD Kabupaten Agam, Muhammad Lutfi menjelaskan, longosoran tersebut telah membuat 3 rumah warga masing masing, Zul Hendrizal (54) yang kondisi dinding rumahnya roboh dan dimasuki lumpur, sementara Alfayet (40) serta Septia (40) rumah mereka kemasukan material lumpur.
Hal yang sama juga terjadi terhadap satu unit Mushola. Rumah ibadah tersebut juga kemasukan lumpur, papar Lutfi.
Selain merusak beberapa bangunan, material lonsor juga merusak dan memutus satu unit jembatan penghubung, sehingga akses transportasi lumpuh total di kawasan tersebut, tutupnya mengatakan. (ezi)





















