SUMBARTIME.COM-Kondisi pasien positif Covid 19 asal Kota Payakumbuh yang di rawat di RSAM Bukittinggi, Sabtu (25/4) dilaporkan mulai membaik dan menunjukan hasil yang menggembirakan.
Dari salah seorang sumber warga yang berhasil menghubungi pasien berinisial EM (59) itu, menuturkan jika kondisi yang bersangkutan mulai membaik.
Menurut sumber info, saat ini selang infus dan oksigen telah dilepaskan dari tubuh pasien. Seperti penuturan, EM yang berprofesi sebagai pedagang di Kota Payakumbuh dan beralamat di komplek taman Mutiara, Samping SPBU Ngalau Indah tersebut sudah bisa berkomunikasi.
Sementara itu dari rekaman pembicaraan EM dengan salah satu warga yang beredar di WAG pada Jumat 24 April 2020 malam, yang bersangkutan mengaku saat ini kondisinya mulai membaik dan berangsur pulih.
EM menuturkan awalnya dirinya tidak menyangka akan terkena wabah corona tersebut.
” Awalnya saya menyangka hanya terkena demam biasa saja. Namun setelah pihak medis memberikan info tentang sakit yang dialami sempat kaget juga,” tuturnya.
Akan tetapi timpal EM lagi, dirinya tetap optimis jika bisa sembuh dari corona ini dan pulih seperti sedia kala lagi. Untuk itu dirinya berharap kepada seluruh warga agar mendoakan dan memberikan suport kepadanya agar kondsi dirinya kembali normal dan terbebas dari Covid 19 tersebut.
Kepada seluruh warga masyarakat, EM berpesan terkait tentang pandemi Covid 19 ini, agar bisa mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha ESA dan mematuhi segala SOP penanganan Covid 19 tersebut demi memutus mata rantai penyebaran penyakit berbahaya ini.
Selain itu dirinya juga meminta kepada warga masyarakat jika ada yang merasa ikut mengalami gejala dan dicurigai mirip dengan Covid 19 agar terbuka dan segera melaporkan diri ke pihak Tim Gugus untuk dilakukan pemeriksaan.
EM berpesan Covid 19 bukanlah suatu aib jika ada yang terjangkiti. Segeralah melaporkan diri demi kebikan diri serta kebaikan umat manusia lainnya. Untuk itu dirinya mengimbau jika ada warga masyarakat mengalami gejala yang mirip Covid 19 agar tidak malu malu dan menutup diri, akan tetapi segera menghubungi Tim Gugus Penanggulangan untuk dilakukan penanganan, tutupnya mengatakan. (aa)



















