SUMBARTIME.COM-Berniat mengambil liputan komplen salah satu masyarakat tentang surat komplen yang sudah 5 kali di sampaikan kepada pihak KAN dan Wali nagari tentang Pengangkatan Datuak di Nagari Baringin salah seorang wartawan Fernando dari media Minangkabau news mendapat perlakuan anarkis dan kasar dari Wali Nagari Baringin. Senin (10/12)
Oknum wali nagari diketahui inisial “Irm”, tersebut menarik kerah baju wartawan dan mengeluarkan kata-kata Ancaman setelah itu melemparkan kunci mobil ke arah wartawan yang sedang bertugas tersebut dengan mengeluarkan kata makian dan mengusir wartawan tersebut dari ruangan nya.
Atas tindakan yang di terimanya fernando akan melanjutkan permasalahan ini ke jalur hukum karna menghalangi tugas sebagai pewarta untuk melakukan liputan di kantor wali nagari baringin tersebut dan juga atas tindakan anarkis yang di terima nya dari oknum wali nagari.
“Saya akan melanjutkan kasus ini ke jenjang hukum, agar nanti nya tidak lagi ada tindak kekerasan terhadap wartawan yang sedang betugas, karna saya bekerja berdasarkan undang-undang yang sudah di tetapkan ” ujar fernando.
Sampai saat berita ini di turun kan oknum wali nagari baringin tersebut belum bisa di hubungi untuk di mintai konfirmasi atas tindakan yang sudah di lakukan nya. (rel)




















