5 Butir Peluru Mengakhiri Drama Kejar Kejaran Polisi Dengan Jambret di Kota Padang

Sumbartime-DT (40) alias Dedi Tato, harus terkapar ditanah, saat 5 butir peluru anggota Reskrim Polresta Padang bersarang di kaki sebelah kiri terduga pelaku jambret yang melancarkan aksinya di Kawasan Bundaran Air Mancur, Pasar Raya, Kota Padang, Kamis (11/01) sore, sekira pukul 16.15 WIB.

Pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas, karena berusaha menyerang anggota polisi yang hendak menangkapnya. Sebelumnya petugas telah melakukan tembakan peringatan ke udara agar pelaku menyerah, namun peringatan tersebut tak dihindarkan hingga tetap menyerang petugas dengan senjata tajam.

Iklan

Lima butir peluru yang bersarang di kaki pelaku jambret dan begal itu, cukup membuat pelaku lumpuh dan menyerah.

Kepada awak media, Brigadir Gita Agusta, salah satu anggota Ditreskrimum Polda Sumbar, menyebutkan, kasus bermula saat pelaku melakukan perampasan ponsel milik seorang penimpang yang baru turun dari angkot.

Melihat kejadian tersebut, dirinya langsung mengejar pelaku. Mulanya pelaku sempat diamankan, dan barang bukti berhasil disita. Namun tak disangka, pelaku nekad kabur  dan merampas sebuah mobil milik warga jenis karimun dengan memaksa pemilik kendaraan untuk keluar dari mobilnya.

Dedi Tato, pelaku jambret dan begal itu berhasil merampas mobil , selanjutnya kabur meninggalakan aparat yang berusaha mengejarnya. Selanjutnya aparat langsung melakukan koordinasi untuk mencari dan melacak keberadaan pelaku.

Tidak beberapa lama kemudian, keberadaan pelaku berhasil di lacak. Saat itu pelaku berada di kawasan Jalan Alasko, Kelurahan Alang Laweh Koto, Padang Selatan. Saat itu petugas berusaha menghentikan pelaku yang sedang mengendarai mobil karimun hasil begalnya.

Namun pelaku tak juga menyerah, dan berusaha menyerang salah satu anggota Reskrim Polresta Padang dengan senjata tajam, hingga akhirnya petugas melumpuhkan pelaku dengan timah panas, papar Brigadir Gita Agusta, yang mantan pasukan Garuda tersebut menjelaskan. (imr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here