Sumbartime.com,- Kapolresta Bukittinggi Gelar Komperensi Pers terkait kasus penganiayaan H. Idris Sanur yang dilakukan oleh 4 orang pada, Senin (2/1) kemarin jam 16.45 WIB dirumah kediaman korban jalan Pendidikan Tanah Jua, Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB)Kota Bukittinggi.
Hingga saat ini mengakibatkan H. Idris Sanur, harus mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Yarsi, Belakang Balok.
Baca Juga : Akhir Pelarian Buronan Penggelapan Dana Sapi Kurban Bukittinggi
Tidak hanya Idris Sanur. Istrinya Yusnina(29) juga mendapat perlakuan yang sama. Untung sang istri bisa menyelamatkan diri kelantai II rumah kediaman mereka.
“Ini murni tindakan penganiayaan, terkait piutang, tidak ada hubungannya dengan politik,” ungkap Kapolresta Bukittinggi AKBP Sri Wahyuni Lestari, S S.I.K..M.H
“Tindak pidana ini diatur dalam UU pasal 170 KUHP, adapun tersangka dengan inisial (BR) beralamat di Koto Selayan (MKS) Kota Bukittinggi, dan untuk BB yang diamankan saat ini yakni HP merek Samsung dan satu sendok kapur,” ungkap Kapolresta Bukittinggi itu saat Komperensi Pers di Mako Polresta Bukittinggi. Kamis, 5/1/2023.
Kasat Reskrim AKP Fetrizal, S S.I.K..MH, menjelaskan atas laporan (Y) istri korban, kami pun merespon dengan cepat langsung melakukan penyelidikan sehingga pada tanggal,(4/1) pukul 02’30 WIB kami melakukan penangkapan saudari BR dan dua rekan prianya di daerah Koto Tangah Kota Padang.
“Dari dua orang (P) yang sudah kita amankan kita jadikan saksi dan satu orang pelaku masih dalam pengejaran,” ungkap Fetrizal.
Lebih lanjut Fetrizal, kronologi kejadian, saudari BR datang dari Kota Padang ke Bukittinggi dengan maksud menagih hutang, memang korban pada tahun 2021 memesan barang kepada BR, memang waktu itu korban pernah memberikan Giro, namun setelah di cek di salah satu Bank di Bukittinggi ternyata isinya kosong alias tidak ada uang didalamnya.
“Tersangka sudah beberapa Kali menanyakan namun selalu dijanjikan, uang sebesar Rp 21 juta lima ratus, dan saat itu terjadi cekcok dan berujung pada penganiayaan tersebut,” ungkapnya.
Akibat
Salain terdapat luka bekas sabetan senjata tajam di bagian kepala Idris Sanur, dengan 19 jahitan. Juga terdapat luka dan lebam lainya disekujur tubuhnya.
Sumbartime.com,- Setiap Waktu Bernilai Informasi. (alex)
Simak Video : Ribuan warga Padang perebutkan empat ton gula pada Festival Serak Gulo



















