Terlibat Dalam Kasus Pemerkosaan, Pasangan Suami Istri di Bukittinggi Ditangkap Polisi

gambar ilustrasi

SUMBARTIME.COM-Pasangan suami istri (pasutri) warga Kota Bukittinggi, masing masing inisial AF (36) dan YN (40) ditangkap polisi lantaran keduanya terlibat langsung dalam kasus pemerkosaan seorang wanita berusia 26 tahun.

Informasinya, korban dibujuk datang ke rumah pelaku oleh istri pelaku sendiri. Selanjutnya istri pelaku memaksa korban untuk melakukan adegan suami istri dengan suaminya.

Iklan

Peristiwa tersebut terjadi pada tanggal 11 Desember 2020 yang lalu. Korban yang tidak terima dan trauma melaporkan perbuatan biadab itu ke Polres Bukittinggi.

Kasatreskrim Polres Bukittinggi AKP Chairul Amri, Sabtu (23/1) membenarkan laporan dan peristiwa tersebut. Menurutnya, pasangan suami istri inisial AF dan YN telah diamankan dan masih dilakukan pendalaman kasus terkait motif yang mereka lakukan dalam kasus pemerkosaan terhadap korban.

Di jelaskan berdasarkan keterangan korban, pelaku dari pasangan laki laki inisial AF bekerja di tempat yang sama dengan korban di salah satu toko kawasan Kota Bukittinggi. Dalam masa bekerja sebagai karyawan toko tersebut, korban sering mendapatkan dugaan aksi pelecehan seksual dari pelaku.

Perihal seringnya korban mendapatkan aksi pelecehan itu, diketahui oleh istri pelaku. Selanjutnya istri pelaku inisial YN menemui dan mendatangi korban. Saat bertemu itu, YN membujuk korban agar mau datang ke rumahnya dengan berbagai macam alasan serta bujukan.

Korban yang awalnya tidak merasa curiga, mengikuti kemauan serta ajakan YN untuk datang ke rumah pelaku.

Sesampai di rumah, YN tetiba memaksa korban untuk berhubungan badan dengan suaminya AF dengan disaksikan secara langsung olehnya.Awalnya korban menolak permintaan tersebut. Namun saat itu terjadilah pemaksaan dan perkosaan terhadap korban oleh pelaku yang dibantu istrinya.

Saat ini polisi masih mendalami peristiwa serta motif yang dilakukan oleh pasutri tersebut terhadap korban, papar Chairul Amri menjelaskan. (ezi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here